SULAWESI TENGGARA — BYD memperkenalkan generasi terbaru M6 EV di ajang GIIAS 2026 yang berlangsung pekan ini. Pembaruan paling signifikan ada pada varian Standard yang kini menggunakan baterai 58 kWh, naik dari kapasitas sebelumnya. Motor listriknya juga di-upgrade dengan tenaga maksimum 150 kW (sekitar 201 dk) dan torsi 310 Nm, membuat akselerasi 0-100 km/jam hanya 7,9 detik.
President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan strategi New Energy Vehicle kini dijalankan dengan menghadirkan dua opsi sekaligus. "Satu keluarga, lebih banyak pilihan, untuk lebih banyak keluarga Indonesia," ujarnya saat peluncuran di GIIAS 2026.
Selain M6 EV, BYD juga sudah meluncurkan M6 DM pada Mei 2026. Model hybrid ini tercatat telah mengantongi lebih dari 4.000 surat pemesanan. Menurut Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, kehadiran dua teknologi ini bukan untuk saling menggantikan, melainkan memberi alternatif bagi konsumen dengan kebutuhan berbeda.
Di sektor kabin, BYD menyematkan panel instrumen Full LCD berukuran 10,25 inci. Column shifter membuat area konsol tengah lebih lega, memberikan kesan ruang yang lebih lapang di baris depan.
BYD memaparkan capaian bisnisnya selama semester pertama 2026. Gabungan penjualan BYD dan Denza telah melampaui 26.000 unit, dengan pangsa pasar sekitar 35 persen di segmen kendaraan energi baru nasional. Untuk mendukung layanan, BYD kini memiliki lebih dari 100 titik jaringan penjualan dan purna jual di berbagai daerah di Indonesia.
Selain meluncurkan M6 EV, BYD juga menghadirkan berbagai teknologi unggulan di booth GIIAS 2026, seperti Blade Battery, e-Platform 3.0, dan DM Platform. Pengunjung bisa mencoba simulator BYD DM GASS untuk merasakan cara kerja teknologi Dual Mode, melihat warna baru Lavender Grey pada BYD Seal dan Sealion 7, serta mengikuti sesi test drive M6 EV maupun M6 DM.