KENDARI — Bukan sekadar kunjungan seremonial, tatap muka antara pimpinan tertinggi Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara dan legislatif itu digelar untuk menyamakan persepsi. Kapolda datang bersama rombongan Pejabat Utama Polda Sultra, disambut langsung oleh Ketua DPRD La Ode Tariala, didampingi Wakil Ketua II Herry Asiku, Wakil Ketua III Hasmawati, dan Sekretaris DPRD Sultra La Ode Butolo.
Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala, menegaskan bahwa soliditas antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) adalah syarat mutlak. “Silaturahmi ini merupakan kunjungan kerja Bapak Kapolda Sultra untuk mempererat sinergitas bersama Forkopimda,” ujar Tariala.
Menurutnya, hubungan baik yang sudah terjalin harus terus ditingkatkan. Hal ini penting untuk mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Tenggara, di tengah berbagai dinamika politik menjelang Pilkada Serentak 2026.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, baik jajaran kepolisian maupun legislatif sepakat untuk terus merapatkan barisan. Mereka berkomitmen membangun komunikasi yang konstruktif sebagai perisai utama dalam mewujudkan Sultra yang aman, damai, dan sejahtera.
“Kami berharap hubungan baik ini mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif serta mempercepat pembangunan,” tambah Tariala.
Pertemuan ini menjadi sinyal awal bahwa koordinasi antara eksekutif dan legislatif di tingkat provinsi akan lebih intensif. Kapolda dan Ketua DPRD sepakat untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dengan agenda rapat koordinasi teknis bersama jajaran masing-masing.
Langkah ini dinilai krusial mengingat Sulawesi Tenggara akan menghadapi sejumlah agenda besar, termasuk pengamanan tahapan pemilihan kepala daerah. Sinergi Forkopimda diharapkan mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.