Shokz OpenRun dan OpenFit Air Diskon Rp 600 Ribuan di Amazon, Cocok untuk Pelari

Penulis: Saiful  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:16:31 WIB
Shokz OpenRun dan OpenFit Air ditawarkan dengan diskon hingga Rp 600 ribuan di Amazon hingga 31 Agustus mendatang.

SULAWESI TENGGARA — Bagi pelari jarak jauh, mendengarkan musik sambil tetap waspada terhadap lingkungan sekitar bukan sekadar kenyamanan, melainkan kebutuhan keselamatan. Headphone konduksi tulang dan desain open-ear menjadi solusi utama, dan Shokz sebagai pemain terbesar di kategori ini sedang menawarkan diskon signifikan untuk dua produk andalannya di Amazon. Promo ini berlaku hingga 31 Agustus mendatang.

Dua Model, Dua Pendekatan Teknologi Berbeda

Shokz OpenRun dan OpenFit Air hadir dengan filosofi yang sama—membiarkan telinga terbuka untuk mendengar suara sekitar—tetapi menggunakan teknologi berbeda. OpenRun memanfaatkan transduser yang mengirim getaran suara melalui tulang pipi langsung ke koklea, sementara OpenFit Air menggunakan speaker kecil yang menggantung di dekat liang telinga tanpa menutupnya.

Keduanya sama-sama unggul untuk aktivitas di luar ruangan. Pengguna tetap bisa mendengar klakson kendaraan, sapaan sesama pelari, atau instruksi panitia saat mengikuti event lari resmi. Banyak ajang lari justru melarang penggunaan headphone in-ear karena alasan keamanan, menjadikan produk open-ear sebagai satu-satunya opsi yang diizinkan.

Shokz OpenRun: Pilihan Utama dengan Baterai 8 Jam

Model OpenRun yang didiskon dari £129,99 (sekitar Rp 2,5 juta) menjadi £94 (sekitar Rp 1,9 juta) merupakan generasi pertama yang masih relevan di 2025. Headphone ini menawarkan audio stereo imersif dengan pemutaran hingga 8 jam—cukup untuk menyelesaikan maraton atau aktivitas commuting harian.

Bagi pengguna dengan lingkar kepala lebih kecil, Shokz menyediakan varian OpenRun Mini dengan harga yang sama. Keduanya tersedia dalam pilihan warna slate blue dan grey.

Shokz OpenFit Air: Pilihan Paling Hemat

OpenFit Air menjadi rekomendasi utama untuk pelari dengan anggaran terbatas. Harganya turun dari £94 (sekitar Rp 1,9 juta) menjadi hanya £64 (sekitar Rp 1,3 juta). Dalam pengujian yang dilakukan tim redaksi, model ini mendapat rating 4,5 dari 5 bintang berkat kualitas suara yang solid meski tidak menggunakan teknologi konduksi tulang.

Alih-alih bergetar di tulang, OpenFit Air memproyeksikan suara melalui speaker kecil yang mengarah ke gendang telinga. Hasilnya, kualitas audio lebih kaya dibanding OpenRun, tetapi tetap mempertahankan keunggulan utama: telinga tidak tertutup sama sekali.

Mengapa Headphone Open-Ear Lebih dari Sekadar Tren

Keselamatan pengguna lain menjadi alasan yang sering terlewat. Seorang pelari yang ditemui dalam sebuah event mengaku bertugas sebagai pemandu bagi pelari tunanetra. Dengan headphone in-ear, instruksi dan teriakan peringatan yang dia sampaikan tidak akan terdengar oleh rekannya yang mengalami gangguan penglihatan. Headphone open-ear memastikan komunikasi tetap berjalan meski keduanya sedang berlari dengan tempo tinggi.

Untuk pelari pemula yang baru mengenal istilah bone conduction, perbedaan utamanya sederhana: suara tetap masuk ke telinga, tetapi telinga tidak tersumbat. Ini bukan sekadar fitur premium, melainkan perangkat keselamatan yang diwajibkan di banyak event lari internasional.

Kesimpulan: Siapa yang Sebaiknya Membeli?

OpenFit Air adalah pilihan paling masuk akal bagi pelari yang mengutamakan kualitas audio dengan harga terjangkau. Sementara OpenRun tetap menjadi favorit bagi mereka yang membutuhkan daya tahan baterai lebih lama dan sudah terbiasa dengan sensasi konduksi tulang. Kedua penawaran ini hanya tersedia di Amazon dengan pengiriman internasional, sehingga calon pembeli di Indonesia perlu memperhitungkan biaya ongkir dan pajak impor sebelum memutuskan membeli.

Reporter: Saiful
Sumber: techradar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top