Jasa Marga dan Jasa Raharja Satukan Aplikasi Travoy-Jasfren, Pemudik Sultra Kini Bisa Lapor Kecelakaan Real-Time

Penulis: Yasir  •  Kamis, 03 September 2026 | 20:15:31 WIB
Jasa Marga dan Jasa Raharja menandatangani nota kesepahaman integrasi aplikasi Travoy dan Jasfren untuk layanan keselamatan jalan tol berbasis digital di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

JAKARTA — Pengguna jalan tol nantinya bisa mengakses peta rumah sakit terdekat, melaporkan kecelakaan, hingga menerima peringatan dini di titik rawan lewat satu aplikasi terintegrasi. Integrasi aplikasi Travoy milik Jasa Marga dengan Jasfren milik Jasa Raharja menjadi inti kolaborasi keduanya dalam meningkatkan keselamatan berkendara.

Sinergi BUMN untuk Pelayanan Keselamatan yang Lebih Cepat

Penandatanganan nota kesepahaman tentang Sinergi Pemanfaatan Sumber Daya dan Pengembangan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital dilakukan di Jakarta pada Rabu (2/9/2026). Kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono dan Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin.

Ruang lingkupnya meliputi penyelarasan sumber daya, data, informasi, sarana, hingga kapabilitas masing-masing. Tujuannya menghadirkan perlindungan maksimal bagi pengguna jalan tol di seluruh Indonesia.

"Melalui kolaborasi dengan Jasa Raharja, kami ingin menghubungkan data, teknologi, dan kompetensi yang dimiliki kedua pihak untuk menghadirkan layanan keselamatan yang lebih cepat, tepat, dan relevan dengan kebutuhan pengguna," ujar Rivan.

Fitur Baru di Travoy: Peta Rumah Sakit, Laporan Kecelakaan, dan Peringatan Blackspot

Dalam pengembangan awal, terdapat tiga fitur yang sedang dikaji untuk masuk ke dalam aplikasi Travoy. Pertama, peta rumah sakit terdekat yang menampilkan fasilitas kesehatan secara otomatis berdasarkan lokasi presisi pengguna. Kedua, kanal laporan kecelakaan dan bantuan darurat yang berfungsi mempercepat proses evakuasi serta penanganan medis.

Ketiga, peringatan titik rawan kecelakaan atau blackspot. Peringatan ini muncul berdasarkan data historis dan analisis keselamatan yang dimiliki kedua lembaga, sehingga pengemudi bisa lebih waspada saat melintasi ruas berisiko tinggi.

Manfaat ini dapat dirasakan oleh pemudik asal Sulawesi Tenggara saat melintasi jalan tol di berbagai provinsi, baik untuk keperluan mudik maupun perjalanan dinas.

Petugas Lapangan Disiapkan dengan Pelatihan Gawat Darurat

Sinergi digital tidak berjalan sendiri. Pada rangkaian penandatanganan MoU, Jasa Marga dan Jasa Raharja juga menggelar Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para petugas lapangan. Pelatihan ini memastikan setiap personel memiliki kemampuan memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) sebelum tim medis tiba.

"Ketika kecelakaan terjadi, korban dan keluarga tidak boleh dibebani dengan kebingungan mencari bantuan atau informasi mengenai layanan yang tersedia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendekatkan akses pertolongan dan perlindungan kepada masyarakat dalam satu platform yang mudah digunakan," ungkap Awaluddin.

Dengan kombinasi teknologi digital dan kesiapan personel di lapangan, ekosistem keselamatan jalan tol diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman bagi semua pengguna.

Reporter: Yasir
Sumber: radarkendari.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top