KENDARI — Pembinaan personel kepolisian di Sulawesi Tenggara kini tidak hanya berpatokan pada kemampuan teknis di lapangan. Penguasaan teknologi, ketahanan mental, dan kondisi fisik yang prima menjadi perhatian serius jajaran Polda Sultra dalam Rakernis SDM yang berlangsung sehari penuh.
Rakernis yang digelar di Claro Hotel Kendari ini dibuka langsung oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan. Turut hadir Irwasda Polda Sultra Kombes Pol. Johanes Pangihutan Siboro serta sejumlah Pejabat Utama Polda Sultra.
Membacakan sambutan Kapolda Sultra Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, Wakapolda menegaskan bahwa personel unggul tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis. Penguasaan teknologi, karakter yang berpedoman pada Tribrata dan Catur Prasetya, serta mental yang kuat menjadi syarat mutlak.
"SDM unggul tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga penguasaan teknologi, mental dan karakter," demikian pesan yang disampaikan Wakapolda di hadapan peserta.
Kegiatan ini pun mengusung tema “SDM Unggul, Polri Presisi, Rencana Kerja Pemerintah Aman dan Sukses.” Tema tersebut selaras dengan arahan agar pembinaan SDM mampu mendukung program-program pemerintah yang tengah berjalan.
Ketua Panitia Rakernis Kabag Dalpers AKBP I Gusti Gde Raka Mertayasa menyampaikan, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan langkah kerja antar pengemban fungsi SDM. Hal ini penting mengingat tantangan di masing-masing wilayah kerja bisa berbeda.
Rakernis diikuti 101 peserta yang terdiri dari Kasubbag Renmin, Wakapolres, Kabag SDM, operator, dan pengemban fungsi SDM jajaran Polda Sultra. Sebagian peserta mengikuti jalannya rapat secara daring dari tempat tugas masing-masing.
Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan motivator Amin Hamdat dari Institut Bisnis dan Keuangan Nitro Makassar sebagai narasumber eksternal. Materi yang disampaikan diharapkan mampu memberi perspektif baru dalam pengelolaan SDM kepolisian.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU bersama Universitas Karya Persada Muna. Selain itu, dilakukan sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dari Universitas Muslim Indonesia.
Melalui program RPL tersebut, personel Polda Sultra dan jajaran mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pendidikan hingga jenjang S-1. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemenuhan hak personel dan pengembangan karier yang berkelanjutan di lingkungan Polda Sultra.