SULAWESI TENGGARA — Pengguna smartphone di Indonesia kini bisa memverifikasi sendiri berapa nomor seluler yang terdaftar atas NIK dan KK mereka. Fitur yang disediakan Kementerian Komunikasi dan Digital ini menjadi langkah antisipasi penyalahgunaan data kependudukan, terutama setelah maraknya kasus registrasi kartu tanpa sepengetahuan pemilik identitas.
Pengecekan dilakukan melalui kanal resmi masing-masing operator. Metodenya beragam, mulai dari kode dial USSD di menu telepon hingga halaman web khusus yang meminta input 16 digit NIK.
Pengguna XL dan AXIS dapat memakai kode dial langsung dari aplikasi Telepon di HP. Prosesnya tidak memerlukan koneksi internet.
Kode USSD bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan sistem operator. Jika kode tidak berfungsi, gunakan kanal resmi XL atau AXIS.
Telkomsel menyediakan pengecekan melalui halaman web resmi. Pengguna perlu menyiapkan NIK sebelum memulai proses.
Pastikan halaman yang digunakan merupakan situs resmi Telkomsel. Jangan memberikan NIK ke situs pihak ketiga yang tidak terverifikasi.
Pengguna Indosat dapat memanfaatkan layanan pengecekan di portal myIM3. Tahapannya sebagai berikut:
Tri menyediakan pengecekan lewat halaman registrasi resminya. Verifikasi OTP mungkin diminta sebelum hasil ditampilkan.
Smartfren menyediakan layanan serupa melalui halaman aktivasi. Prosesnya memerlukan NIK 16 digit dan nomor Smartfren yang ingin diperiksa.
Data Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan fitur ini memungkinkan masyarakat mengetahui berapa banyak nomor kartu seluler yang terhubung ke satu NIK. Jika jumlahnya melebihi yang seharusnya, ada indikasi penyalahgunaan data kependudukan.
Nomor tak dikenal yang terdaftar atas NIK seseorang berpotensi dipakai untuk penipuan, pembuatan akun ilegal, hingga pinjaman online tanpa izin. Pengguna yang menemukan nomor asing dapat melaporkannya ke operator masing-masing untuk diblokir.
Layanan pengecekan dapat mengalami perubahan kode atau mekanisme dari waktu ke waktu. Pengguna disarankan selalu mengakses kanal resmi operator agar data NIK tidak jatuh ke pihak yang tidak bertanggung jawab.