SULAWESI TENGGARA — Varian tertinggi Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro ini menjadi fokus Qualcomm menjelang peluncuran resminya. Perusahaan belum mengungkap seluruh detail performa kedua chipset tersebut secara resmi.
NPU terbaru ini dibekali Element Accelerator yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja berbasis transformer. Qualcomm juga meningkatkan kapasitas shared memory hingga 50 persen agar data model yang sering digunakan bisa lebih dekat dengan NPU.
Peningkatan ini diklaim dapat mengurangi hambatan akses memori sekaligus membuat proses AI berjalan lebih responsif. Qualcomm turut memberikan peningkatan pada kemampuan scalar, vector, dan matrix untuk mempercepat operasi yang umum digunakan model AI berukuran besar.
NPU tersebut diklaim mampu menghadirkan prefill hingga 50 persen lebih cepat saat menjalankan model dengan format INT4. Teknologi ini juga dioptimalkan untuk model Mixture-of-Experts (MoE) yang hanya mengaktifkan sebagian parameter saat memproses setiap token.
Qualcomm menyebut NPU baru tersebut dirancang untuk kebutuhan AI yang berjalan terus-menerus, pemrosesan konteks panjang, hingga model multimodal. Kemampuannya juga ditujukan untuk menjalankan beberapa agen AI secara bersamaan dengan latensi rendah.
Seluruh peningkatan tersebut diklaim dapat memberikan performa AI yang lebih cepat tanpa mengorbankan efisiensi daya di perangkat mobile.
Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro, bersama Snapdragon 8 Elite Gen 6, akan diperkenalkan pada Snapdragon Summit yang berlangsung 22 September 2026. Qualcomm belum mengungkap seluruh detail performa kedua chipset tersebut secara resmi.
Bagi pengguna smartphone flagship di Indonesia, chipset ini biasanya jadi acuan perangkat generasi berikutnya dari sejumlah merek. Implementasi NPU di penggunaan sehari-hari masih perlu dibuktikan setelah chipset resmi meluncur.