JAKARTA — Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Nikel Kolaka milik PT ANTAM (Persero) Tbk menutup ajang ENSIA Award 2026 dengan sepuluh piala: tiga Platinum, satu Gold, dan enam Silver. Penghargaan diserahkan dalam gelaran bertema "Innovation for Sustainable Business and Resilient Community" yang menilai inovasi perusahaan di ranah sosial, lingkungan, dan keberlanjutan bisnis.
Tiga Platinum datang dari tiga kategori berbeda. Kategori Sosial lewat inovasi Blue Hatchery Teripang, kategori Perlindungan Keanekaragaman Hayati melalui Optimalisasi Tutupan Vegetasi pada Area Revegetasi dengan Inovasi Seedball, dan kategori Peningkatan Kinerja Berkelanjutan melalui Pemanfaatan Scrap Besi sebagai Tempat Sampah Multifungsi.
Blue Hatchery Teripang dirancang untuk memperkuat kapasitas warga dalam membudidayakan teripang secara produktif. Warga mendapat pendampingan mulai dari pembenihan, pemeliharaan, sampai pengembangan usaha.
Pendekatan itu membuka sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat pesisir. Ketergantungan pada hasil tangkapan teripang dari alam pun berkurang.
Kolaka Region, CSR & ER Sub. Division Head PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan, menyebut warga tidak diposisikan sebagai penerima manfaat pasif.
"Blue Hatchery Teripang kami kembangkan dengan pendekatan pemberdayaan. Masyarakat tidak ditempatkan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi didorong menjadi pelaku utama yang memiliki kemampuan untuk mengelola budidaya, mengembangkan usaha, dan menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan," katanya.
Rusdan menambahkan, keberhasilan program tidak diukur dari piala semata. Ukuran sesungguhnya adalah kemampuan kelompok warga mengelola dan mengembangkan program secara mandiri.
"Kami ingin memastikan program ini memiliki keberlanjutan. Karena itu, pendampingan diarahkan pada penguatan kapasitas teknis sekaligus kemampuan pengembangan usaha, sehingga manfaat ekonominya dapat terus dirasakan masyarakat," jelasnya.
Inovasi Seedball memanfaatkan bola benih untuk menyebarkan benih dan mendorong pertumbuhan vegetasi di area revegetasi. Cara ini membantu meningkatkan tutupan vegetasi sekaligus mempercepat pemulihan ekosistem.
Tutupan vegetasi yang lebih rapat memberi manfaat ekologis. Habitat flora dan fauna terbentuk lebih baik, sejalan dengan upaya perlindungan keanekaragaman hayati di wilayah operasional perusahaan.
Seedball menjadi bagian dari komitmen ANTAM menjalankan kegiatan pertambangan yang selaras dengan pengelolaan dan pemulihan lingkungan.
Pada kategori Peningkatan Kinerja Berkelanjutan, ANTAM memanfaatkan scrap besi menjadi tempat sampah multifungsi yang dipakai kembali di area operasional. Langkah ini menerapkan prinsip efisiensi sumber daya dan ekonomi sirkular dengan memberi fungsi baru pada material sisa.
General Manager PT ANTAM (Persero) Tbk UBP Nikel Kolaka Andik Yudiarto menilai sepuluh penghargaan itu buah dari kolaborasi seluruh insan perusahaan bersama masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan lain.
"Kami meyakini bahwa keberlanjutan membutuhkan kolaborasi. Karena itu, ANTAM akan terus memperkuat sinergi bersama masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung perlindungan lingkungan dan keberlanjutan bisnis perusahaan," katanya.
Menurut Andik, tiga inovasi Platinum menunjukkan upaya keberlanjutan bisa dibangun dari banyak lini, mulai dari pemberdayaan masyarakat, pemulihan lingkungan, hingga optimalisasi sumber daya.
"Ke depan, kami akan terus membangun budaya inovasi agar setiap program tidak berhenti pada pencapaian penghargaan, tetapi mampu memberikan manfaat yang nyata, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, maupun perusahaan," jelasnya.