KONAWE UTARA — Kepala UPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak R., diwakili Kepala Seksi Kesyahbandaran Capt. Sorindra dalam upacara tersebut. Sorindra membacakan amanat Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang menyoroti keselamatan sebagai fondasi utama penyelenggaraan transportasi nasional.
Menteri menegaskan bahwa standar keselamatan tidak boleh dipandang sekadar rutinitas administratif. Nilai itu harus diterapkan nyata di lapangan, bukan berhenti di atas kertas.
"Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan," tegas Menteri Perhubungan dalam amanat yang dibacakan Sorindra.
Amanat itu juga menyoroti sejumlah tantangan yang membayangi sektor transportasi. Mulai dari bencana alam, gangguan penerbangan, hingga kecelakaan pelayaran.
Menghadapi situasi tersebut, aspek keselamatan dan konektivitas dinilai perlu dijaga bersamaan. Petugas transportasi diminta berani menghentikan operasional apabila kondisi dinilai tidak aman.
Penghentian operasional karena alasan keselamatan harus diikuti penyiapan alternatif transportasi. Tujuannya agar mobilitas masyarakat tetap terjaga dan tidak terputus.
Tema Harhubnas 2026 mencerminkan peran strategis transportasi dalam menghubungkan berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari pulau, kota, dan desa hingga sentra produksi, pasar, sekolah, serta fasilitas kesehatan.
Pemerintah mendorong penguatan layanan transportasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Peningkatan integrasi antarmoda transportasi juga menjadi bagian dari agenda tersebut.
Sistem logistik dinilai perlu terus dibenahi untuk menekan biaya angkut. Langkah itu diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Transformasi digital turut menjadi bagian upaya memperkuat transparansi dan efektivitas pengawasan di sektor transportasi.
Sorindra menyampaikan bahwa peringatan Harhubnas menjadi momentum meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan insan perhubungan. Khususnya dalam memastikan layanan transportasi yang aman dan berkelanjutan.
"Transportasi harus aman, selamat, nyaman, dan berkelanjutan," ujarnya.
Ia mengajak seluruh insan perhubungan memperkuat konektivitas dan meningkatkan kontribusi bagi kemajuan sektor transportasi Indonesia.
Peringatan Harhubnas 2026 di UPP Kelas I Molawe juga ditetapkan sebagai momentum awal Bulan Keselamatan Transportasi.