Longsor Susulan di Tambang Nikel Konawe Utara Tewaskan 4 Karyawan, 2 Selamat

Penulis: Saiful  •  Kamis, 24 September 2026 | 13:08:02 WIB
Petugas mengevakuasi korban longsor susulan di area tambang nikel PT KDI Blok A, Desa Lameruru, Konawe Utara.

Longsor susulan di area tambang nikel PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI) Blok A, Desa Lameruru, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, menewaskan empat karyawan. Peristiwa terjadi Selasa (22/9) sekitar pukul 16.40 WITA saat para korban sedang mengevakuasi ekskavator yang tertimbun longsor awal. Dua karyawan lain berhasil menyelamatkan diri, termasuk operator alat berat.

KONAWE UTARA — Kapolsek Wiwirano Ipda Januar Irfan membenarkan peristiwa nahas yang menimpa enam karyawan PT KDI tersebut. Empat korban meninggal dunia masing-masing Brian Yoga Pratama, Peris (44), Ghea Kurnia Yoga (27), dan Wayan Juliana Putra (27).

Dua korban selamat adalah Dedi Akumadi (46) dan Muh. Murtazan (20). Keduanya berhasil keluar dari timbunan material longsor saat kejadian berlangsung.

Kronologi: Longsor Kecil Berujung Longsor Susulan

Kejadian bermula ketika longsor berskala kecil menimbun satu unit ekskavator di area kerja. Enam karyawan lantas berupaya mengevakuasi alat berat tersebut.

"Peristiwa tersebut terjadi saat para karyawan sedang melakukan aktivitas produksi dan mengambil sampel material untuk dibawa ke laboratorium," kata Januar.

Proses evakuasi sempat dihentikan karena cuaca mulai mendung dan jam kerja memasuki akhir giliran. Rencananya evakuasi dilanjutkan Rabu pagi.

Namun saat tim produksi hendak meninggalkan lokasi, longsor susulan dengan skala lebih besar terjadi. Material menimbun area kerja beserta enam karyawan yang masih berada di sana.

"Mengingat kondisi cuaca yang mulai mendung serta jam kerja yang telah memasuki akhir giliran, proses evakuasi alat berat sempat dihentikan dan direncanakan berlanjut pada Rabu pagi," ujarnya.

Evakuasi Tuntas Dini Hari, Jenazah Dibawa ke Kendari

Personel Polsek Wiwirano yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan awal bersama tim identifikasi. Proses evakuasi seluruh korban rampung pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.

Jenazah para korban dievakuasi ke Kantor PT KDI di Jalan Bunga Matahari 2, Kelurahan Kemaraya, Kota Kendari. Pihak perusahaan memfasilitasi pemulangan jenazah kepada keluarga masing-masing.

"Salah satu korban meninggal, Brian Yoga Pratama, juga dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk penanganan medis lanjutan atas luka yang dialaminya atas permintaan pihak keluarga," tambah Januar.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari manajemen PT KDI maupun Dinas ESDM Sulawesi Tenggara soal penyelidikan lebih lanjut atas insiden tersebut.

Reporter: Saiful
Sumber: sultra.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top