SULAWESI TENGGARA — Qualcomm resmi meluncurkan dua chipset flagship terbaru, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6, dengan proses 2nm dan dukungan agentic AI. Kedua chipset ini menjanjikan peningkatan kinerja CPU hingga 13 persen dan GPU 44 persen lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Xiaomi 18 Pro dikabarkan menjadi smartphone pertama yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Qualcomm memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6 sebagai strategi multi-flagship untuk memperluas jangkauan chipset premium ke lebih banyak produsen smartphone. Kedua platform ini dibangun dengan proses 2nm dan mengusung arsitektur CPU Oryon yang diklaim menghadirkan lompatan performa signifikan.
Kedua chipset mengusung dua core Prime dengan kecepatan hingga 5,0 GHz dan enam core Performance hingga 4,0 GHz. Masing-masing mendukung 16MB Oryon FlexCache, RAM LPDDR5X/6 hingga 24GB pada kecepatan 5.300 MHz, serta penyimpanan UFS 5.0. GPU Adreno baru dan NPU Hexagon menjadi tulang punggung pemrosesan grafis dan kecerdasan buatan.
Qualcomm mengklaim Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 memberikan peningkatan kinerja CPU 13 persen, efisiensi daya CPU 37 persen lebih baik, kinerja GPU 44 persen lebih tinggi, dan kinerja NPU 35 persen lebih baik dibanding Snapdragon 8 Elite Gen 5. Varian Extreme juga dilengkapi Adreno Neural Fusion yang memanfaatkan AI untuk menghadirkan grafis cerdas.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mendukung perekaman video 8K pada 60fps dan slow motion 4K pada 240fps. Varian standar Snapdragon 8 Elite Gen 6 mendukung 8K pada 30fps dan slow motion 4K pada 120fps. Varian Extreme juga mendukung tiga kamera hingga 64MP sekaligus, Elite Color Engine, dan Advanced Professional Video (APV) yang memungkinkan perekaman, editing, color grading, hingga ekspor video dilakukan langsung dari smartphone.
Kedua chipset menjalankan modem Snapdragon X105 5G Modem-RF System dengan kecepatan download maksimal 14,8 Gbps dan upload hingga 4,2 Gbps. Modem ini mendukung komunikasi satelit 5G NR-NTN untuk menjaga koneksi di area tanpa sinyal seluler. Sistem FastConnect 8800 menghadirkan standar Wi-Fi 8 dengan kecepatan hingga 11,6 Gbps, jangkauan tiga kali lebih luas, serta integrasi Bluetooth, Ultra Wideband (UWB), dan Thread.
Melansir GSMArena, Xiaomi 18 Pro menjadi smartphone pertama yang menjalankan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Motorola Signature 27 dilaporkan akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6, sementara OnePlus 16 menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Qualcomm memastikan kedua chipset akan hadir di beberapa smartphone flagship dari merek berikut:
"Seiring berkembangnya era agentic AI, strategi multi-flagship ini membantu kami mendobrak batas kemampuan teknologi mobile, sekaligus membawa inovasi AI terbaru kami ke lebih banyak perangkat premium," kata Senior VP dan General Manager Mobile Handsets Qualcomm Technologies, Inc dalam keterangan resminya.
"Dengan merancang dua platform inovatif ini, kami memberi pilihan yang lebih luas bagi para produsen smartphone (OEM) untuk bersama-sama menciptakan pengalaman mobile masa depan yang makin cerdas dan personal," lanjutnya.
Peluncuran Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan 8 Elite Gen 6 menandai langkah Qualcomm memperkuat posisinya di pasar chipset flagship Android. Kehadiran chipset ini di berbagai merek smartphone premium akan menjadi sinyal bagi konsumen Indonesia yang menanti perangkat dengan kemampuan AI on-device dan konektivitas 5G lanjutan.