KENDARI — Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, Sekda Kota Kendari Amir Hasan, unsur Forkopimda, serta jajaran Perwira Kodim 1417/Kendari hadir langsung dalam apel gabungan tersebut. Selain membersihkan fasilitas publik di sekitar Mall Mandonga, kegiatan ini juga menjadi ajang penyerahan bantuan satu unit mobil penyapu sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kendari.
Dandim 1417/Kendari menegaskan kegiatan ini menyasar dua hal sekaligus: risiko banjir dan penyebaran penyakit. Menurutnya, kebersihan fasilitas publik menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan warga kota.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi risiko bencana, seperti banjir yang kerap mengintai saat musim hujan, sekaligus memutus mata rantai penyebaran penyakit," ujar Danny dalam amanatnya.
Ia menyebut lingkungan yang asri dan bersih akan melahirkan komunitas yang sehat, produktif, dan bahagia. Pesan itu disampaikan di hadapan ratusan peserta yang terdiri dari personel TNI, aparat pemkot, dan warga setempat.
Dalam amanatnya, Danny menyoroti pergeseran budaya gotong royong di tengah masyarakat perkotaan. Ia menilai karya bakti menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai tersebut.
"Karya bakti adalah momentum untuk menghidupkan kembali gotong royong, sebuah warisan luhur bangsa yang perlahan mulai terkikis oleh modernisasi dan sikap individualis," kata Danny.
Ia juga menegaskan kehadiran peserta dalam kegiatan itu sebagai bukti kepedulian terhadap lingkungan masih terjaga. "Kehadiran kita hari ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan hidup masih tertanam kuat di dalam hati," ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan penyerahan simbolis satu unit mobil penyapu sampah dari Wali Kota Kendari kepada DLHK Kota Kendari. Bantuan itu diarahkan untuk mendukung efektivitas pengelolaan sampah di wilayah perkotaan.
Sinergi lintas instansi dalam karya bakti ini menegaskan komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan nyata, sekaligus menawarkan solusi terhadap persoalan lingkungan hidup di Kota Kendari.