SULAWESI TENGGARA — ASUS memperkenalkan dua laptop kreator terbarunya, ProArt P16 dan ProArt P14, yang dibekali platform NVIDIA RTX Spark pada 7 Oktober 2026. Penjualan dijadwalkan mulai pertengahan Oktober 2026 lewat distributor resmi dan mitra ritel daring, meski ASUS Indonesia belum mengumumkan harga maupun tanggal penjualan lokal. Kedua model ini menyasar desainer, videografer, animator 3D, dan pengembang yang butuh tenaga AI di perangkat.
ProArt P16 dibanderol mulai 1.899 dolar AS (sekitar Rp29,43 juta), sedangkan ProArt P14 mulai 1.699 dolar AS (sekitar Rp26,33 juta). Angka tersebut merupakan harga pasar global, bukan harga resmi untuk Indonesia.
Harga lokal berpotensi berbeda karena dipengaruhi kurs, pajak, bea masuk, konfigurasi yang dipasarkan, serta kebijakan distribusi masing-masing negara. Laporan yang beredar juga tidak menyebut secara eksplisit apakah Indonesia termasuk dalam gelombang pertama peluncuran.
Dua hal yang paling menonjol dari kedua laptop ini adalah lini produknya sebagai laptop kreator dan platform grafis yang dipakai. Berikut poin yang tersedia dari bahan:
Keunggulan utama yang ditonjolkan ASUS adalah kemampuan menjalankan kecerdasan buatan secara lokal di perangkat. Artinya, proses seperti rendering, pengolahan video, atau komputasi model AI tidak sepenuhnya bergantung pada layanan cloud.
Pendekatan ini relevan bagi pekerja kreatif yang mengolah proyek berukuran besar atau data sensitif dan ingin memangkas waktu tunggu unggah-unduh. Platform NVIDIA RTX Spark sendiri dirancang untuk mempercepat beban kerja grafis sekaligus tugas berbasis AI.
Dua ukuran layar yang ditawarkan memberi pilihan berbeda: P16 untuk pengguna yang butuh ruang kerja lebih luas, dan P14 untuk mobilitas harian. Sayangnya, bahan yang beredar belum mencantumkan detail prosesor, kapasitas RAM, penyimpanan, resolusi layar, maupun kapasitas baterai kedua model.
Penjualan disebut akan dimulai bertahap pada pertengahan Oktober 2026 melalui distributor resmi dan mitra ritel daring. Untuk pasar global, ProArt P16 dibanderol mulai 1.899 dolar AS (sekitar Rp29,43 juta) dan ProArt P14 mulai 1.699 dolar AS (sekitar Rp26,33 juta).
Calon pembeli di Indonesia sebaiknya menunggu pengumuman resmi dari ASUS Indonesia sebelum mengambil keputusan. Hingga saat ini, harga resmi dan tanggal penjualan di dalam negeri belum diumumkan.
Langkah ASUS memperkuat lini ProArt menunjukkan persaingan laptop kreator makin ketat, terutama di segmen yang menonjolkan akselerasi AI. Pengumuman pada awal Oktober 2026 ini menyasar profesional yang membutuhkan tenaga komputasi besar tanpa harus selalu terhubung ke server eksternal.
Bagi pengguna Indonesia, daya tarik utamanya ada pada potensi menjalankan alur kerja AI secara mandiri. Namun keputusan pembelian sebaiknya menunggu kejelasan konfigurasi resmi yang masuk ke pasar lokal, karena spesifikasi yang dijual di tiap negara kerap berbeda.
ProArt P16 dan P14 paling cocok untuk pekerja kreatif dan pengembang yang mengutamakan performa AI di perangkat. Untuk pengguna kasual yang hanya butuh laptop harian, menunggu harga dan konfigurasi resmi Indonesia adalah langkah paling masuk akal.