KONAWE — Ketua Umum KONI Konawe Rusdianto, S.E., M.M., bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Konawe Jahiuddin, S.Sos., M.Si., meninjau langsung pelaksanaan training center angkat besi di Kelurahan Toriki, Kecamatan Anggaberi. Keduanya ingin memastikan perkembangan latihan, kesiapan atlet, dan langkah peningkatan prestasi sebelum kompetisi tingkat provinsi bergulir. Dalam kunjungan itu, Rusdianto dan Jahiuddin sempat mencoba mengangkat beban seperti yang dilakukan para atlet.
Rusdianto menyebut angkat besi sebagai salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Konawe yang diharapkan kembali menyumbangkan medali emas pada Porprov 2026. Ia merujuk pencapaian kontingen Konawe pada Porprov XIV Sulawesi Tenggara 2022, ketika angkat besi menyumbang empat medali emas.
"Pada Porprov 2026 ini, kita berharap perolehan medali emas dari cabang olahraga angkat besi bisa lebih baik lagi," harap Rusdianto.
Menurut Rusdianto, pemantauan pelaksanaan TC menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan atlet menghadapi kompetisi. Latihan yang terarah, disiplin, dan berkelanjutan diyakini membuat para atlet mampu menunjukkan performa terbaik serta mengharumkan nama Kabupaten Konawe.
Selain angkat besi, KONI Konawe menaruh harapan pada sejumlah cabang olahraga potensial lainnya. Cabor tersebut meliputi angkat berat, wushu, taekwondo, sepatu roda, pencak silat, muay thai, catur, kempo, atletik, menembak, dan karate.
Pada Porprov Sultra 2022 yang digelar di Buton dan Baubau, kontingen Kabupaten Konawe mengoleksi total 28 medali emas. Angkat berat menyumbangkan enam emas, disusul angkat besi dan taekwondo yang masing-masing meraih empat emas, serta sepatu roda dengan tiga emas.
Capaian 28 medali emas itu menjadi modal sekaligus motivasi bagi KONI Konawe dan para atlet untuk meningkatkan prestasi pada Porprov 2026. KONI Konawe berharap seluruh cabang olahraga yang diproyeksikan meraih medali dapat memaksimalkan persiapan.
Pembinaan berkelanjutan dan pemantauan rutin di setiap TC menjadi cara KONI Konawe menjaga kesiapan atlet. Hasil akhirnya diharapkan memberi kontribusi terbaik bagi daerah pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut.