Takdir Saili Raih 42 Suara, Terpilih Jadi Rektor UHO Periode 2026-2030

Penulis: Saiful  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:47:01 WIB
Prof. Takdir Saili meraih 42 suara dalam pemilihan Rektor UHO periode 2026-2030.

KENDARI — Pemilihan berlangsung tertutup dengan pengamanan ketat di Gedung Rektorat UHO. Petugas keamanan kampus bersama personel TNI-Polri mengawasi akses keluar masuk gedung selama proses pemungutan suara berlangsung.

Perolehan 42 suara membawa Takdir mengungguli dua kandidat lain dalam pemilihan yang menentukan arah kepemimpinan UHO untuk empat tahun mendatang. Selisih 24 suara atas Ida Usman menjadi margin kemenangan terbesar pada pemilihan kali ini.

Komposisi Suara Tiga Kandidat

Dari total suara yang masuk, Takdir mengantongi 42 suara. Ida Usman menyusul dengan 18 suara, sedangkan Herman berada di posisi ketiga dengan 13 suara.

  • Prof. Takdir Saili: 42 suara
  • Prof. Ida Usman: 18 suara
  • Dr. Herman: 13 suara

Angka tersebut menegaskan posisi Takdir sebagai peraih suara terbanyak tanpa perlu putaran kedua. Pemilihan rektor UHO kali ini digelar satu putaran karena satu kandidat langsung melampaui perolehan suara yang dibutuhkan.

Pengamanan Ketat Selama Pemungutan Suara

Gedung Rektorat UHO menjadi pusat pemungutan suara sejak pagi. Aparat keamanan kampus berkoordinasi dengan personel TNI-Polri untuk menjaga akses keluar masuk gedung.

Pemilihan digelar secara tertutup. Tidak ada laporan gangguan selama proses berlangsung hingga hasil akhir diumumkan.

Apa Arti Kemenangan Ini bagi UHO Empat Tahun ke Depan

UHO merupakan perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Tenggara. Kepemimpinan rektor periode 2026-2030 akan menentukan arah kebijakan akademik, pengelolaan kampus, dan pengembangan sumber daya di wilayah tersebut.

Takdir akan memimpin UHO selama empat tahun mendatang. Susunan pimpinan dan program kerja belum diumumkan dalam hasil pemilihan ini.

Reporter: Saiful
Sumber: terassultra.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top