Polres Konawe Gelar Polisi Peduli Pendidikan di SMKN 2, Siswa Diajak Jauhi Tawuran hingga Balap Liar

Penulis: Saiful  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:16:01 WIB
Personel Satbinmas Polres Konawe memberikan pembinaan kepada siswa SMKN 2 Konawe dalam program Polisi Peduli Pendidikan.

KONAWE — Kegiatan berlangsung sekitar pukul 07.15 Wita di lapangan upacara SMKN 2 Konawe, melibatkan sejumlah personel Satbinmas Polres Konawe. Program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) disebut sebagai wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menanamkan kedisiplinan dan membentuk karakter positif pelajar.

Pendekatan yang dipakai bersifat humanis dan edukatif. Polres Konawe ingin mendekatkan diri kepada kalangan pelajar agar polisi tidak hanya dipandang sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga mitra yang siap memberi perlindungan, pembinaan, dan pelayanan di lingkungan sekolah.

Enam Persoalan Remaja yang Disorot Satbinmas

Dalam pembinaan itu, Satbinmas Polres Konawe menyoroti sejumlah persoalan yang berpotensi mengancam perkembangan generasi muda. Materi yang disampaikan mencakup:

  • Perundungan atau bullying di lingkungan sekolah
  • Tawuran antarpelajar
  • Penyalahgunaan narkoba
  • Judi online
  • Pergaulan berisiko
  • Aksi balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai ketentuan

Para pelajar juga diingatkan menjauhi perilaku intoleran yang dapat mengganggu keharmonisan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Edukasi sejak dini dinilai penting agar siswa mampu membedakan tindakan positif dan negatif serta lebih bijak menentukan pilihan sehari-hari.

Siswa didorong membiasakan diri bersikap disiplin, menghormati guru, menghargai sesama teman, dan menjaga pergaulan. Mereka juga diminta berani melapor ke pihak sekolah atau petugas terkait bila mengetahui adanya perundungan maupun potensi gangguan keamanan.

Helm SNI dan Kelengkapan Kendaraan Jadi Sorotan

Selain pembentukan karakter, edukasi keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian dalam program di SMKN 2 Konawe. Pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor untuk berangkat dan pulang sekolah diingatkan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Kedisiplinan itu antara lain diwujudkan dengan memakai helm berstandar SNI, memastikan kelengkapan kendaraan, tidak berkendara ugal-ugalan, serta menghindari balap liar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kesadaran berlalu lintas dibangun sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan positif dalam aktivitas harian.

Sinergi Polri, Sekolah, dan Pelajar

Polres Konawe mendorong terbangunnya sinergi yang lebih kuat antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar. Kehadiran personel Satbinmas di sekolah mencerminkan peran Polri dalam melakukan pencegahan melalui pembinaan dan edukasi, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban sejak dini.

Dengan kolaborasi tersebut, berbagai potensi kenakalan remaja diharapkan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih serius. Polri berharap para siswa tidak hanya meraih prestasi akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki integritas, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan budi pekerti baik.

Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SMKN 2 Konawe berlangsung aman dan kondusif. Polres Konawe menyatakan akan terus mendorong terbentuknya generasi muda yang disiplin, berkarakter, menjauhi narkoba, menolak perundungan, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas.

Reporter: Saiful
Sumber: suarasultra.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top