SULAWESI TENGGARA — Laga uji coba bertajuk Dewata Challenge Series 2026 ini berjalan sengit sejak menit awal. Persib yang tampil dengan mayoritas pemain inti langsung menekan pertahanan klub asal Malaysia tersebut. Gol pembuka lahir dari titik putih pada menit ke-25 setelah Mariano Peralta dijatuhkan bek Sabah, Kike Lopez, di kotak terlarang.
Dua Gol di Babak Kedua Pastikan Kemenangan
Peralta yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh kiper Juan Flere untuk membawa Persib unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum, meski anak asuh Bojan Hodak beberapa kali mengancam gawang Sabah melalui skema serangan balik cepat.
Memasuki babak kedua, Persib baru bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-75. Gakuto Notsuda menjadi kreator dengan memberikan umpan terobosan akurat kepada Luka Menalo. Pemain asal Kroasia itu dengan tenang melewati kiper dan menceploskan bola ke gawang kosong.
Tiga menit jelang bubaran, giliran Beckham Putra yang mencatatkan namanya di papan skor. Pola yang hampir sama terulang: umpan terobosan dari sisi kanan pertahanan Sabah berhasil dituntaskan Beckham dengan sepakan mendatar yang tak mampu dihalau Juan Flere. Skor 3-0 menjadi hasil akhir.
Persib Tampil Dominan, Sabah Minim Peluang
Sepanjang laga, Persib mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas. Sabah FC yang mengandalkan Miguel Cifuente dan Darren Lok di lini depan kesulitan menembus pertahanan kokoh yang dikawal Patricio Matricardi dan Kakang Rudianto. Teja Paku Alam nyaris tidak bekerja keras untuk mengamankan gawangnya.
Dari sisi taktik, Bojan Hodak terlihat mencoba variasi formasi dengan menempatkan Uilliam Barros dan Balsa Sekulic sebagai duet penyerang. Sementara itu, Ikhwan Tanamal yang mengisi pos bek kiri tampil impresif dalam membantu serangan.
Kemenangan ini menjadi sinyal positif Persib jelang bergulirnya kompetisi. Hasil ini juga menjawab keraguan publik terhadap ketajaman lini depan setelah ditinggal sejumlah pemain kunci di bursa transfer musim panas.
Evaluasi Jelang Kompetisi Resmi
Meski menang telak, Persib tetap memiliki pekerjaan rumah. Penyelesaian akhir masih menjadi catatan karena banyak peluang terbuang di babak pertama. Selain itu, koordinasi lini tengah antara Adam Alis dan Gakuto Notsuda masih perlu ditingkatkan untuk menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Sabah FC sendiri memberikan perlawanan cukup alot di sektor sayap, khususnya melalui Farhan Roslan. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal mencetak gol hiburan.
Dewata Challenge Series 2026 sendiri menjadi ajang pemanasan yang diikuti sejumlah klub Asia Tenggara. Bagi Persib, turnamen ini dimanfaatkan untuk mengasah ketajaman dan membangun chemistry antar pemain sebelum melakoni laga resmi perdana musim ini.