KM Tilongkabila dijadwalkan transit di Pelabuhan Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu, 12 September 2026, setelah tiba dari Kendari pukul 17.00 WITA dan berangkat lagi ke Makassar pukul 20.00 WITA. Kapal tipe 1.000 pax itu melayani dua segmen berbeda dalam satu hari sebagai bagian dari rute liner PELNI di kawasan Sulawesi.
BAU-BAU — Dalam jadwal keberangkatan kapal PELNI Sabtu (12/9/2026), KM Tilongkabila tercatat dua kali: sekali sebagai kapal yang tiba dari Kendari, sekali sebagai kapal yang berangkat menuju Makassar. Jarak waktu antara kedatangan dan keberangkatan hanya tiga jam, cukup untuk bongkar-muat penumpang dan logistik di dermaga.
Rute Kendari–Bau-Bau menempuh tiga pelabuhan singgah dan tiba pukul 17.00 WITA. Sementara rute Bau-Bau–Makassar menempuh dua pelabuhan singgah dan dijadwalkan tiba di Makassar pada 13 September 2026 pukul 16.00 WITA.
Apa Peran Bau-Bau dalam Rute Liner KM Tilongkabila?
Bau-Bau berfungsi sebagai titik transit, bukan pelabuhan pangkal atau terminal akhir. Penumpang dari Kendari yang melanjutkan ke Makassar tetap berada di kapal yang sama, sementara penumpang tujuan Bau-Bau turun dan digantikan penumpang baru dari kota itu.
Pola ini memungkinkan KM Tilongkabila melayani wilayah pelayaran Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Utara dalam satu siklus operasi. Kapal ini dibangun 1995 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman, dengan bobot 6.022 GT dan panjang 99,8 meter.
Kapasitas angkutnya tercatat 970 penumpang. Angka itu menempatkan Tilongkabila di kelas menengah armada PELNI, bukan yang terbesar. KM Labobar, yang juga berlayar pada 12 September 2026 dari Ambon menuju Makassar, berkapasitas 3.084 penumpang dan menjadi kapal terbesar di seluruh armada.
Dua Kapal Beroperasi Dua Kali dalam Sehari
Selain Tilongkabila, KM Dobonsolo juga menjalani dua penugasan pada hari yang sama. Dobonsolo berangkat dari Manokwari pukul 05.00 WIT menuju Sorong dan tiba pukul 18.00 WIT, lalu melanjutkan perjalanan dari Sorong pukul 21.00 WIT menuju Surabaya dengan empat pelabuhan singgah dan tiba 16 September 2026 pukul 11.00 WIB.
Dari tujuh keberangkatan yang tercatat, Makassar menjadi titik kedatangan dari dua arah berbeda. KM Tilongkabila datang dari Bau-Bau, sementara KM Labobar datang dari Ambon dengan tiga pelabuhan singgah dan tiba 14 September 2026 pukul 12.00 WITA.
KM Sinabung mencatat rute terpanjang hari itu: Surabaya pukul 19.00 WIB menuju Sorong dengan delapan pelabuhan singgah, tiba 17 September 2026 pukul 13.00 WIT. Dua keberangkatan lain adalah KM Awu dari Sumba Timur pukul 21.00 WITA menuju Bima, dan KM Labobar dari Ambon pukul 22.00 WIT.
Cara Pesan Tiket dan Catatan bagi Penumpang
Tiket KM Tilongkabila dan kapal PELNI lainnya dapat dipesan melalui aplikasi PELNI Mobile, situs pelni.co.id, Contact Center 162, atau loket resmi di pelabuhan keberangkatan.
Penumpang disarankan datang minimal dua jam sebelum keberangkatan dan membawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu akibat cuaca atau kondisi teknis kapal.
Bagi penumpang yang transit di Bau-Bau, waktu tiga jam antara kedatangan dan keberangkatan Tilongkabila perlu dicermati. Penumpang yang turun di Bau-Bau harus menyelesaikan proses administrasi sebelum kapal melanjutkan perjalanan ke Makassar.
Jadwal Lengkap 7 Keberangkatan Kapal Pelni 12 September 2026
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Dobonsolo | Manokwari → Sorong | 05.00 WIT | 12 Sep, 18.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Tilongkabila | Kendari → Bau-Bau | 05.00 WITA | 12 Sep, 17.00 WITA | 3 pelabuhan |
| KM.Sinabung | Surabaya → Sorong | 19.00 WIB | 17 Sep, 13.00 WIT | 8 pelabuhan |
| KM.Tilongkabila | Bau-Bau → Makassar | 20.00 WITA | 13 Sep, 16.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Awu | Sumba Timur → Bima | 21.00 WITA | 13 Sep, 11.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Dobonsolo | Sorong → Surabaya | 21.00 WIT | 16 Sep, 11.00 WIB | 4 pelabuhan |
| KM.Labobar | Ambon → Makassar | 22.00 WIT | 14 Sep, 12.00 WITA | 3 pelabuhan |
Spesifikasi KM.Tilongkabila
Tipe 1.000 pax, dibangun 1995 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas 970 penumpang, bobot 6.022 GT, panjang 99,8 meter. Wilayah pelayaran: Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara.
Cara Pesan Tiket
- Aplikasi PELNI Mobile atau situs pelni.co.id
- Contact Center PELNI 162
- Loket resmi di pelabuhan keberangkatan
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.