Pencarian

45 Dosen UHO Ikuti Lokakarya Bahan Ajar Daring di Kendari, 30 September–1 Oktober 2026

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 14:17:01 WIB
45 Dosen UHO Ikuti Lokakarya Bahan Ajar Daring di Kendari, 30 September–1 Oktober 2026
Wakil Rektor Bidang Akademik UHO membuka lokakarya bahan ajar daring di Kendari.

KENDARI — Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO menyelenggarakan lokakarya bertema "Bahan Ajar Daring Berbasis Bukti Kinerja: Dari Pemindahan Materi Menuju Desain Instruksional yang Interaktif." Selain 45 peserta luring, sejumlah dosen lain mengikuti rangkaian kegiatan secara daring.

Pembukaan kegiatan diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P. Ia didampingi Kepala LPMPP Prof. Dr. Edward Ngii, S.T., M.T., dan Ketua Panitia Drs. Ahid Hidayat, M.Hum.

Tiga Narasumber, dari Akademisi hingga Praktisi Perbukuan

Lokakarya menghadirkan Prof. Dr. Edward Ngii, praktisi nasional perbukuan Bambang Trimansyah, serta Prof. Ernawati dari UHO. Materi yang diberikan mencakup pengembangan bahan ajar, pengolahan konten, hingga penerapan desain instruksional.

Tujuannya menghasilkan bahan ajar daring yang berkualitas dan sesuai kebutuhan pembelajaran. Peserta tidak berhenti pada penerimaan materi konseptual.

Peserta Wajib Bawa RPS dan Draf Materi Kuliah

Setiap peserta diminta membawa Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan draf awal materi perkuliahan sebagai bahan praktik. Dengan begitu, produk yang dikembangkan selama lokakarya bisa langsung dikaitkan dengan mata kuliah yang diampu masing-masing dosen.

Pada sesi praktik, peserta mendapat pembekalan soal konsep desain instruksional, pengembangan media dan konten pembelajaran interaktif, serta standar dan mekanisme penjaminan mutu bahan ajar daring. Draf yang disusun kemudian dipresentasikan untuk mendapat umpan balik.

Penilaian Pakai Rubrik Kelayakan, Bukan Absensi

Pendekatan berbasis bukti kinerja menjadi penekanan utama kegiatan. Peserta tidak dinilai dari kehadiran, melainkan dari draf bahan ajar daring yang dihasilkan dan diukur memakai standar atau rubrik kelayakan yang telah ditetapkan.

Produk tersebut selanjutnya menjadi dasar proses pendampingan, evaluasi, dan penyempurnaan sebelum dipakai dalam pembelajaran daring. LPMPP UHO menempatkan bahan ajar sebagai bukti nyata hasil kegiatan, bukan sekadar luaran administratif.

Harapan: Mahasiswa Lebih Mandiri Belajar

LPMPP UHO berharap pengembangan bahan ajar yang terstandar memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus menyediakan sumber belajar yang lebih fleksibel dan bervariasi bagi mahasiswa. Bahan ajar yang dikembangkan juga diarahkan mendukung kemandirian mahasiswa dalam belajar dan meningkatkan kualitas interaksi dalam pembelajaran berbasis digital.

Hasil lokakarya akan masuk ke proses pendampingan dan evaluasi LPMPP UHO. Tahap ini memastikan bahan ajar yang dikembangkan memenuhi standar mutu pembelajaran dan dapat diimplementasikan dalam sistem pembelajaran daring UHO.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarkendari.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks