Pencarian

PT Vale Indonesia Dampingi 127 UMKM di 4 Kecamatan Luwu Timur, 74 di Antaranya Tembus Pusat Oleh-Oleh Telaloa

Minggu, 11 Oktober 2026 • 09:16:02 WIB
PT Vale Indonesia Dampingi 127 UMKM di 4 Kecamatan Luwu Timur, 74 di Antaranya Tembus Pusat Oleh-Oleh Telaloa
UMKM binaan PT Vale Indonesia mengikuti Pekan Expo Koperasi dan UMKM di Lapangan Iniaku, Sorowako.

SOROWAKO — PT Vale Indonesia Tbk mencatat 127 UMKM yang tersebar di Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili sebagai penerima program pemberdayaan hingga 30 September 2026. Sebanyak 74 di antaranya telah menembus jaringan pemasaran Pusat Oleh-Oleh Telaloa. Capaian itu menjadi bagian dari laporan perusahaan pada Pekan Expo Koperasi dan UMKM yang digelar di Lapangan Iniaku, Sorowako.

Expo berlangsung 6–10 Oktober 2026 dan masuk rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Menteri Koperasi Ferry Juliantono hadir bersama pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan pelaku UMKM dari 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Dalam forum yang sama, Vale Indonesia menerima dua penghargaan sebagai mitra strategis Pemprov Sulawesi Selatan dan Pemkab Luwu Timur.

Siapa Saja UMKM yang Dibina Vale Indonesia

Pendampingan menyasar pelaku usaha di lingkar tambang nikel, wilayah yang selama ini bergantung pada sektor pertambangan sebagai sumber penghasilan utama. Program diarahkan pada dua hal: peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar. Pusat Oleh-Oleh Telaloa menjadi pintu masuk bagi 74 UMKM binaan untuk menjual produk ke pembeli luar daerah.

Presiden Direktur dan CEO Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menyebut keberhasilan industri tidak cukup diukur dari sisi produksi. Investasi dan pengembangan nikel, menurutnya, harus membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

"Melalui kegiatan operasi, pengembangan proyek hilirisasi dan pemberdayaan UMKM, kami bermaksud membuka lebih banyak peluang ekonomi agar masyarakat dapat tumbuh bersama perkembangan industri," kata Bernardus.

Koperasi Karyawan Vale Berdiri Sejak 1979, Kini 1.300 Anggota

Selain UMKM, Vale Indonesia menyoroti peran Koperasi Karyawan Vale dalam perekonomian Sorowako. Koperasi yang berdiri sejak 1979 itu kini memiliki lebih dari 1.300 anggota. Layanan yang dikembangkan mencakup ritel serta simpan pinjam.

Ketua Kopkar Vale, Muhammad Parawansa Lamude, mengatakan koperasi terus berinovasi dan membangun kemitraan agar tetap relevan dengan kebutuhan anggota. Langkah itu ditempuh di tengah perubahan pola belanja warga dan persaingan usaha yang makin ketat.

Mengapa Expo Koperasi Digelar di Sorowako

Pekan Expo Koperasi dan UMKM menjadi ajang pertemuan antara pelaku usaha kecil dan pembeli institusi. Kehadiran peserta dari 23 kabupaten/kota memberi ruang jejaring lintas daerah, tidak hanya antar-UMKM di Luwu Timur. Bagi UMKM binaan Vale, forum semacam ini memperbesar peluang masuk ke rantai pasok yang lebih luas.

Penguatan koperasi dan UMKM di lingkar tambang diharapkan memperluas manfaat pertumbuhan industri bagi masyarakat. Dua penghargaan yang diterima Vale Indonesia menandai posisi perusahaan sebagai mitra strategis pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pengembangan ekonomi daerah.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kendarikini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks