SULAWESI TENGGARA — Persita Tangerang bersiap menjamu Persija Jakarta pada lanjutan Super League di Banten International Stadium, Sabtu (17/10/2026) malam WIB. Laskar Benteng Viola menantang Macan Kemayoran yang menyapu bersih empat kemenangan dengan delapan gol dan baru kebobolan sekali. Duel ini mempertemukan dua tim yang sama-sama belum terkalahkan musim ini.
Persita menatap laga ini dengan modal dua kemenangan dan dua hasil imbang. Tim asuhan Carlos Pena mencetak delapan gol, sama produktifnya dengan Persija, tetapi kebobolan enam kali. Catatan itu menjadi perhatian utama sang pelatih jelang pertemuan dengan pemuncak klasemen sementara.
Persija Sapu Bersih Empat Laga, Cetak 8 Gol Baru Kebobolan 1
Persija tampil dominan pada empat pertandingan pembuka. Borneo FC, Persib Bandung, Java United, dan PSIM Yogyakarta semuanya kalah dari Witan Sulaeman dan kawan-kawan.
Produktivitas lini depan Macan Kemayoran sejajar dengan Persita, delapan gol. Perbedaannya ada di lini belakang: Persija hanya kebobolan satu gol, sementara Persita sudah kemasukan enam.
Carlos Pena Akui Ada yang Harus Diperbaiki
Carlos Pena menyadari lini belakang menjadi titik lemah timnya sejauh ini. Pelatih asal Spanyol itu menyebut persiapan melawan Persija akan difokuskan pada perbaikan menyeluruh.
"Kami akan memulai persiapan melawan Persija. Kami akan terus melakukan perbaikan agar bisa menampilkan permainan terbaik melawan tim kuat," kata Carlos Pena dikutip dari iLeague.
Persita juga punya rekor belum terkalahkan yang patut dijaga. Namun menghadapi Persija, catatan itu menghadapi ujian terberatnya musim ini.
Tiga Pertemuan Terakhir di Super League Milik Persija
Persita dalam laju negatif melawan Persija. Dalam tiga pertandingan terakhir di Super League, Persita selalu kalah saat melawan Persija.
Rekor itu membuat laga di Banten International Stadium bukan sekadar duel dua tim yang belum terkalahkan, tetapi juga ajang pembuktian bagi Persita untuk memutus tren buruk.
Duel Puncak Klasemen Sementara
Dengan sama-sama mengoleksi delapan gol, laga ini mempertemukan dua lini serang paling produktif sejauh ini. Persija unggul dari sisi pertahanan, sementara Persita bermain di hadapan pendukung sendiri.
Kick-off dijadwalkan Sabtu (17/10/2026) malam WIB. Hasil laga ini berpotensi mengubah peta persaingan di papan atas Super League, terutama jika Persita mampu memutus dominasi Macan Kemayoran.