KENDARI — Rombongan pimpinan tertinggi lembaga penegak hukum nasional tiba di Sulawesi Tenggara melalui Bandara Haluoleo. Kajati Sultra Dr. Sugeng Riyanta bersama Gubernur Sultra dan jajaran Forkopimda menyambut langsung kedatangan mereka.
Empat pejabat pusat yang hadir dalam kunjungan ini adalah Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum. selaku Wakil Jaksa Agung RI; Komjen. Pol. Dr. Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H. selaku Wakapolri; Dr. H. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. selaku Wakil Ketua MA RI; dan Prof. Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum. selaku Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.
Empat Pimpinan Pusat yang Hadir di Kendari
Kehadiran Wakil Jaksa Agung, Wakapolri, Wakil Ketua MA, dan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan dalam satu rombongan menandai kunjungan terpadu lintas institusi. Komposisi ini mencerminkan koordinasi antara Kejaksaan, Kepolisian, dan Mahkamah Agung di tingkat pusat.
Kajati Sultra menilai kunjungan tersebut sangat strategis bagi penegakan hukum di daerah. Menurut dia, kehadiran para pimpinan pusat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar lembaga penegak hukum di Sultra.
Fokus Utama: Pelaksanaan KUHP dan KUHAP Baru
Selain memperkuat sinergi, rombongan pimpinan pusat memantau langsung pelaksanaan KUHP dan KUHAP baru di wilayah Sulawesi Tenggara. Pemantauan ini menyasar kesiapan aparat di daerah dalam menerapkan aturan hukum yang baru berlaku.
"Kami ingin memastikan aturan hukum baru ini dapat berjalan lancar, terkoordinasi, dan benar-benar memberikan keadilan bagi masyarakat," ujar Kajati Sultra.
Pernyataan itu menegaskan bahwa kelancaran penerapan KUHP dan KUHAP baru menjadi perhatian utama kunjungan. Koordinasi lintas lembaga dinilai kunci agar aturan baru tidak menimbulkan kebingungan di tingkat pelaksana.
Harapan Sinergi Kejaksaan, Kepolisian, dan Pengadilan
Penyambutan di Bandara Haluoleo diharapkan mempererat koordinasi antara Kejaksaan Tinggi Sultra, Kepolisian, Pengadilan, dan pemerintah daerah. Kerja sama itu dinilai penting untuk menegakkan hukum yang profesional dan berkeadilan di tanah Sultra.
Kajati Sultra bersama jajaran Forkopimda menutup rangkaian penyambutan dengan komitmen memperkuat koordinasi kelembagaan. Pelaksanaan KUHP dan KUHAP baru di Sultra menjadi tolok ukur keberhasilan sinergi tersebut.