Pencarian

Jawa Tengah Peringkat Kedua Destinasi Wisata Ramah Muslim IMTI 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 • 16:49:01 WIB
Jawa Tengah Peringkat Kedua Destinasi Wisata Ramah Muslim IMTI 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima penghargaan peringkat kedua destinasi wisata ramah muslim IMTI 2026 di Jakarta.

SULAWESI TENGGARA — Jawa Tengah menempati peringkat kedua destinasi wisata ramah muslim nasional dalam Indonesia Muslim Travel Index 2026, naik dari posisi kelima pada periode sebelumnya. Penghargaan diserahkan dalam Indonesia Muslim Friendly Tourism Summit 2026 yang digelar Bank Indonesia di Assembly Hall, Jakarta International Convention Center. Capaian ini menjadi pijakan Pemprov Jateng menyusun peta jalan wisata ramah muslim menjelang 2027.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima penghargaan tersebut langsung dalam acara yang berlangsung di Jakarta. Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu menyebut capaian ini sebagai hasil kerja bersama masyarakat Jateng.

"Alhamdulillah, kita ada di peringkat kedua. Ini hadiah buat kita semua, buat masyarakat Jateng yang menyongsong tahun 2027, yaitu pariwisata berkelanjutan, ramah muslim, dan ekonomi syariah," kata Taj Yasin dalam pernyataan di Semarang.

Lompatan peringkat dari kelima ke kedua dinilai menjadi momentum memperluas layanan wisata ramah muslim. Pemprov Jateng juga ingin meningkatkan daya saing pariwisata daerah lewat standar layanan yang lebih inklusif.

Peta Jalan Wisata Ramah Muslim Jateng

Penyusunan peta jalan pengembangan wisata ramah muslim melibatkan perangkat daerah terkait dan Bank Indonesia. Fokusnya pada penguatan fasilitas serta layanan yang dibutuhkan wisatawan muslim.

Cakupan pengembangan meliputi sektor perhotelan, pusat kuliner, hingga fasilitas pendukung di destinasi wisata. Pemprov Jateng memastikan layanan ramah muslim tidak hanya terkonsentrasi di daerah tertentu.

"Kita berkolaborasi dengan BI, dengan stakeholder yang ada untuk menciptakan destinasi yang ramah muslim," ujar Gus Yasin.

Contoh Fasilitas: Kolam Renang Terpisah di Karanganyar

Fasilitas hotel dengan kolam renang terpisah sudah tersedia di Karanganyar sejak 2024. Fasilitas itu menjadi salah satu referensi pengembangan layanan serupa di kabupaten lain.

"Ini perlu kita genjot, kita promosikan supaya nanti bisa berkembang di daerah-daerah yang lain, bukan hanya di Karanganyar saja, akan tetapi berkembang ke seluruh Jateng," kata Wagub Jateng dua periode itu.

Posisi Indonesia di GMTI 2026

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan Indonesia berada di peringkat kedua destinasi ramah muslim dunia dalam Global Muslim Travel Index 2026 dengan skor 79. IMTI menjadi instrumen pendorong peningkatan kualitas destinasi di tingkat provinsi.

Indeks itu mengukur kesiapan provinsi menyediakan layanan dan pengalaman wisata ramah muslim. Kerangka penilaiannya mengadaptasi GMTI yang mencakup akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan.

Dampak bagi Traveler dan Pelaku Wisata

Peringkat kedua IMTI membuka peluang lebih besar bagi wisatawan muslim yang merencanakan liburan keluarga di Jateng. Ketersediaan hotel dengan fasilitas ramah muslim, pusat kuliner halal, dan destinasi dengan ruang ibadah memadai menjadi pertimbangan utama.

Bagi pelaku usaha pariwisata, standar layanan ramah muslim bisa menjadi nilai jual tambahan. Hotel, restoran, dan pengelola destinasi di daerah yang belum tersentuh program ini berpeluang mengadopsi fasilitas serupa.

Traveler yang ingin memastikan ketersediaan fasilitas ramah muslim di destinasi tertentu disarankan mengecek langsung ke pengelola atau dinas pariwisata setempat. Informasi terkini soal sertifikasi dan fasilitas dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi Pemprov Jateng.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks