SULAWESI TENGGARA — Changan Indonesia menargetkan pembukaan 27 dealer resmi di seluruh Indonesia sebagai bagian dari penguatan jaringan layanan purnajual dan akses suku cadang. Target ini menyusul hampir satu tahun kehadiran merek asal Tiongkok tersebut di pasar otomotif nasional sejak November 2025. Jaringan dealer menjadi kunci untuk mendukung populasi kendaraan elektrifikasi Changan yang terus bertambah.
CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menyatakan penguatan jaringan dealer merupakan bagian dari komitmen perusahaan membangun fondasi bisnis jangka panjang di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan seiring pengenalan berbagai model kendaraan elektrifikasi yang mulai dipasarkan Changan di Tanah Air.
“Menjelang satu tahun perjalanan Changan di Indonesia, kami melihat pencapaian ini sebagai momentum untuk mengapresiasi dukungan dari konsumen, mitra, media, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami,” kata Setiawan dalam keterangan resminya, Senin.
Empat Model Elektrifikasi Sudah Masuk Indonesia
Changan memulai kehadirannya di Indonesia pada November 2025 dengan membawa sejumlah model yang menyasar kebutuhan mobilitas berbeda, mulai dari penggunaan perkotaan hingga kendaraan keluarga. Lini produknya mencakup segmen mobil listrik kota hingga SUV listrik.
- Changan Lumin — mobil listrik perkotaan dengan dimensi ringkas untuk mendukung mobilitas di kawasan berlalu lintas padat.
- Deepal S07 — SUV listrik dengan desain futuristik, mengedepankan kenyamanan dan teknologi modern.
- Deepal S05 — tersedia dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi, yakni battery electric vehicle (BEV) dan range-extended electric vehicle (REEV).
- Nevo Q05 — kendaraan elektrifikasi untuk penggunaan sehari-hari dengan pertimbangan efisiensi energi dan kenyamanan berkendara.
Teknologi REEV Jadi Pembeda di Deepal S05
Pada teknologi REEV yang dibenamkan di Deepal S05, motor listrik menjadi penggerak utama kendaraan, sedangkan mesin pembakaran internal berfungsi sebagai generator untuk memasok energi listrik. Pendekatan tersebut memungkinkan kendaraan mempertahankan karakter berkendara listrik dengan fleksibilitas jarak tempuh yang lebih luas.
Skema ini berbeda dari BEV murni yang sepenuhnya bergantung pada pengisian daya baterai. Bagi konsumen yang belum memiliki akses mudah ke stasiun pengisian, REEV menawarkan jalan tengah tanpa melepas pengalaman berkendara listrik.
Layanan Servis dan Suku Cadang Jadi Prioritas
Perusahaan menilai akses terhadap layanan servis dan suku cadang sebagai aspek penting untuk mendukung penggunaan kendaraan dalam jangka panjang. Karena itu, pendirian 27 dealer resmi tidak sekadar soal memperluas jangkauan penjualan, tetapi juga memastikan pemilik kendaraan mendapat dukungan purnajual yang memadai.
Bagi merek yang baru masuk pasar, ketersediaan jaringan servis kerap menjadi pertimbangan utama calon pembeli, terutama untuk kendaraan elektrifikasi yang komponennya berbeda dari mobil bermesin konvensional. Changan tampaknya menempatkan hal ini sebagai prioritas sejak tahun pertama operasinya.
“Ini adalah langkah awal dari perjalanan Changan untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan kontribusi bagi perkembangan mobilitas di Indonesia,” kata Setiawan.
Melalui pengembangan lini produk dan jaringan dealer, Changan berupaya memperkuat kehadirannya di pasar otomotif Indonesia. Detail lokasi dan jadwal pembukaan masing-masing dealer belum diungkapkan dalam keterangan resmi tersebut.