KOLAKA — Program Sultra Bercerita menjangkau puluhan sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Kabupaten Kolaka melalui kegiatan literasi dan cerita inspiratif. Para siswa diajak memahami pentingnya berbagi, bersedekah, menghormati orang tua dan guru, serta menyayangi teman lewat cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pendekatan bercerita dipilih agar nilai-nilai kebaikan mudah dipahami anak-anak. Materi disusun edukatif dan menyenangkan, bukan ceramah formal yang berjarak dengan dunia anak.
Mengapa Cerita Jadi Cara Menanamkan Akhlak Sejak Dini
Ustaz Ariyan dari DPD Hidayatullah Kolaka menuturkan bahwa pendidikan akhlak perlu dilakukan dengan pendekatan yang mudah dipahami anak-anak. Menurutnya, cerita bisa menjadi pintu masuk untuk mengenalkan nilai kebaikan sejak usia dini.
"Melalui Sultra Bercerita, kita ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa berbuat baik bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menghormati orang tua, mendengarkan nasihat guru, menyayangi teman, serta belajar berbagi dan bersedekah," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka, seluruh kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa dari 33 TK dan SD yang mendukung pelaksanaan program.
Sertifikat untuk SD IT Nur Syam Zam Kolaka
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi sekolah, Ustaz Ariyan menyerahkan sertifikat kegiatan Sultra Bercerita kepada SD IT Nur Syam Zam Kolaka. Sertifikat diterima langsung oleh kepala sekolah setempat.
Kepala SD IT Nur Syam Zam Kolaka menyebut program tersebut memberi pengalaman edukatif yang mendukung pembentukan karakter siswa.
"Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada LAZNAS BMH Sultra serta DPD Hidayatullah Kolaka atas pelaksanaan program Sultra Bercerita di sekolah kami. Kegiatan ini memberikan nilai edukasi positif bagi anak-anak, khususnya dalam menumbuhkan kebiasaan berbagi, bersedekah, menghormati orang tua dan guru, serta berbuat baik kepada sesama," ungkapnya.
Harapan agar Menjangkau Lebih Banyak Sekolah
LAZNAS BMH Sultra dan DPD Hidayatullah Kolaka berharap Sultra Bercerita terus menjangkau lebih banyak sekolah di Sulawesi Tenggara. Targetnya, lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan punya kepedulian sosial.
Kolaborasi lembaga zakat dan organisasi keagamaan ini menempatkan sekolah sebagai titik awal pembentukan karakter. Dukungan guru dan orang tua disebut menjadi kunci agar nilai yang diajarkan di kelas berlanjut di rumah.