KENDARI — Rangkaian ibadah kurban di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara berlangsung di halaman kantor setempat pada Selasa (18/6). Prosesi pemotongan hewan kurban melibatkan puluhan pegawai yang tergabung dalam panitia, serta didampingi oleh juru sembelih halal.
Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba, menyebut total hewan kurban yang terkumpul mencapai 50 ekor, terdiri dari 12 sapi dan 38 kambing. Hewan-hewan tersebut merupakan hasil partisipasi pegawai di lingkungan Kanwil serta jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah.
“Daging kurban ini kami distribusikan dalam bentuk paket kepada masyarakat di sekitar kantor, pegawai, dan warga binaan pemasyarakatan,” ujar Silvester dalam keterangannya. Ia menambahkan, pembagian dilakukan secara langsung agar manfaat ibadah kurban bisa dirasakan oleh banyak pihak.
Penyembelihan dilakukan sejak pagi hari dengan menerapkan standar kesehatan hewan kurban. Panitia memastikan setiap hewan telah diperiksa kesehatannya oleh tim medis dari Dinas Peternakan setempat sebelum dipotong.
Daging yang sudah dipotong langsung dipisahkan dan dikemas dalam plastik bersih. Proses ini melibatkan puluhan relawan yang bertugas memotong, menimbang, hingga mendistribusikan daging ke titik-titik yang telah ditentukan. Tidak ada daging yang dijual, seluruhnya dibagikan secara gratis.
Selain dibagikan kepada warga sekitar kantor Kanwil, daging kurban juga disalurkan ke sejumlah lembaga pemasyarakatan di Kendari dan sekitarnya. Warga binaan pemasyarakatan (WBP) menjadi salah satu prioritas penerima karena keterbatasan akses mereka terhadap daging segar.
“Kami juga memberikan ke panti asuhan dan masjid-masjid di sekitar Kendari. Harapannya, semangat berbagi ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Silvester.
Kegiatan kurban tahun ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat kebersamaan antarpegawai. Sejak pagi, seluruh staf dari berbagai divisi bahu-membahu menyiapkan lokasi, memotong hewan, hingga mengemas daging.
“Ini tradisi tahunan yang selalu kami jaga. Selain ibadah, ini juga bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar,” ucap salah satu panitia, Andi. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut dengan jumlah hewan kurban yang lebih banyak di tahun-tahun mendatang.
Panitia mencatat, total daging yang terkumpul mencapai lebih dari 2,5 ton. Seluruh daging habis terdistribusi dalam waktu kurang dari enam jam setelah proses pemotongan selesai.