SKK Migas: UMKM Kirim 1.050 Barel Minyak Mentah ke Pertamina EP Jambi, Proses Bongkar Kini Dua Truk Sekaligus

Penulis: Ragil  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:57 WIB
Pengiriman 1.050 barel minyak mentah UMKM ke Pertamina EP di Tempino, Jambi, berlangsung pada 28 Mei 2026.

SULAWESI TENGGARA — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mencatat adanya pengiriman minyak mentah dalam jumlah signifikan dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke perusahaan pelat merah. Minyak mentah sebanyak 1.050 barel itu berasal dari sumur-sumur yang dikelola masyarakat dan telah sampai ke tangan Pertamina EP.

Fasilitas Bongkar Ditingkatkan, Proses Lebih Cepat

Menurut Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas, pengiriman dilakukan pada 28 Mei 2026 dengan armada 15 truk tangki. Minyak tersebut pertama kali ditampung di tangki penampungan di Tempino, Jambi, sebelum akhirnya dipompakan ke Master/Main Gathering Station (MGS) milik Pertamina EP di lokasi yang sama.

"Pada 28 Mei 2026 UMKM PT Batanghari Sinar Energi mengirim 15 truk crude oil atau sekitar 1.050 barel ke tanki penampung di Tempino Jambi, yang selanjutnya dipompakan ke Master/Main Gathering Station Minyak (MGS) Pertamina EP Tempino Jambi," ujar Djoko dalam keterangannya, Jumat (29/5).

Djoko menjelaskan, salah satu faktor yang mempercepat proses penerimaan adalah peningkatan kapasitas fasilitas unloading. Sebelumnya, fasilitas hanya mampu melayani satu truk dalam satu waktu. Kini, dua truk dapat melakukan bongkar muat secara bersamaan.

"Saat ini fasilitas unloading sudah bisa sekaligus dua truk yang sebelumnya hanya satu truk, sehingga lebih cepat proses unloading-nya," katanya.

Kolaborasi Tiga Pilar Dorong Produksi Nasional

Keberhasilan pengiriman ini dinilai sebagai langkah nyata dalam skema kerja sama yang melibatkan masyarakat pemilik sumur, badan usaha koperasi atau unit usaha (BKU), dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Djoko berharap model kolaborasi ini bisa terus berjalan dan diperluas.

"Mohon doa dan dukungan supaya semua minyak dari sumur masyarakat bisa ditampung melalui kerja sama masyarakat, BKU, dan KKKS," ujar Djoko.

Dengan adanya peningkatan kapasitas infrastruktur di Tempino, SKK Migas optimistis volume minyak yang bisa diserap dari sumur-sumur rakyat ke depannya akan lebih besar. Pasokan ini menjadi tambahan berarti bagi produksi minyak mentah nasional yang terus diupayakan peningkatannya.

Reporter: Ragil
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top