KENDARI — Bupati Wajo Andi Rosman menerima penghargaan itu didampingi Sekretaris Daerah Wajo Armayani dalam forum yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Penghargaan ini diberikan khusus untuk kategori Creative Financing tingkat kabupaten.
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Di tengah banyak daerah yang masih bergantung penuh pada APBD untuk membiayai pembangunan, Wajo justru menunjukkan jalan berbeda. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Keberhasilan Wajo dinilai karena mampu menemukan cara-cara kreatif agar pembangunan tetap berjalan, meskipun ruang fiskal semakin terbatas. Penghargaan diberikan kepada daerah-daerah yang menunjukkan capaian terbaik dalam sejumlah sektor strategis, termasuk inovasi pembiayaan pembangunan. Bagi Wajo, ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak selalu ditentukan oleh besarnya dana yang tersedia, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah daerah mengelola peluang yang ada.
Pencapaian Wajo di Kendari ini menjadi contoh konkret bagi kabupaten dan kota lain di Sulawesi bahkan Indonesia. Pesan yang ingin disampaikan jelas: daerah tidak harus menunggu anggaran besar untuk bergerak maju. Inovasi dalam pembiayaan menjadi kunci agar program pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan fiskal yang menjadi persoalan hampir seluruh pemerintah daerah saat ini.