The Witcher 3 Tembus 65 Juta Kopi Terjual, Bukti Nyata Game Lawas Bisa Terus Bertahan

Penulis: Yasir  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:46:01 WIB
The Witcher 3 mencapai penjualan 65 juta kopi sejak peluncuran pada 2015.

Pencapaian ini bukan sekadar angka statistik. Lebih dari satu dekade sejak dirilis pada 2015, The Witcher 3 masih menunjukkan performa penjualan yang stabil. Dalam satu tahun terakhir saja, game ini berhasil menjual tambahan 5 juta kopi—angka yang sama dengan rata-rata penjualan tahunannya sejak 2019. Fenomena ini jarang terjadi di industri game, di mana sebagian besar judul mengalami penurunan drastis setelah tahun pertama atau kedua.

Dari Polandia ke Puncak Dunia: Kisah di Balik 65 Juta Kopi

Yang membuat pencapaian ini luar biasa adalah asal-usul The Witcher 3. Game ini lahir dari kolaborasi antara studio yang saat itu belum dikenal, CD Projekt Red, dan seorang penulis fantasi yang juga belum populer di kancah global—keduanya berasal dari Polandia, negara yang bukan pusat industri game pada masanya. Kini, The Witcher 3 berdiri sejajar dengan raksasa seperti Grand Theft Auto V, Minecraft, dan Tetris di jajaran game terlaris sepanjang sejarah.

Direktur Keuangan CD Projekt, Piotr Nielubowicz, dalam keterangan resmi studio mengatakan, "Ini mengukuhkan posisinya di antara video game terlaris dalam sejarah." Pernyataan itu bukan basa-basi korporat. Wikipedia mencatat The Witcher 3 kini duduk di peringkat kedelapan, tepat di bawah Terraria (70 juta kopi) dan di atas Super Mario Bros. (58 juta kopi).

Ekor Panjang yang Tak Biasa: Mengapa The Witcher 3 Terus Laku?

Data penjualan menunjukkan konsistensi yang langka. Pada 2019, The Witcher 3 mencapai 20 juta kopi—rata-rata 5 juta per tahun sejak rilis. Empat tahun kemudian, di 2023, angka itu melonjak ke 50 juta kopi. Tahun 2025 menyentuh 60 juta, dan kini 65 juta. Pola ini membuktikan bahwa game ini memiliki "ekor panjang" yang luar biasa stabil, bukan sekadar ledakan sesaat.

Fenomena ini sebagian besar didorong oleh basis pemain baru yang terus datang, baik dari diskon besar-besaran di platform digital, popularitas serial Netflix, maupun dari rekomendasi mulut ke mulut yang tak pernah padam. Bagi penggemar game di Indonesia, The Witcher 3 kerap menjadi salah satu judul pertama yang direkomendasikan untuk pemain yang ingin merasakan RPG dunia terbuka berkualitas tinggi dengan harga terjangkau saat diskon.

Ekspansi Baru di Usia 11 Tahun: Strategi atau Kebutuhan?

CD Projekt baru saja mengumumkan ekspansi kejutan berjudul Songs of the Past pekan ini. Langkah ini memicu spekulasi bahwa The Witcher 4 dan Cyberpunk 2 mungkin masih membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan. Namun, dari sisi bisnis, keputusan ini masuk akal: jika basis pemain masih aktif dan terus bertambah, mengapa tidak memberi mereka lebih banyak konten?

CD Projekt juga mengisyaratkan akan ada lebih banyak konten baru tahun ini. Jika ekspansi Songs of the Past rilis sesuai jadwal pada 2027, bukan tidak mungkin penjualan The Witcher 3 akan kembali melonjak. Gerbang menuju dunia Geralt tampaknya masih akan terbuka lebar untuk beberapa waktu ke depan.

Reporter: Yasir
Sumber: pcgamer.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top