Gerindra Puji Sikap Kenegaraan Megawati, Singgung Pernyataan Dino Patti Djalal soal Prabowo

Penulis: Fajar  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:32:32 WIB
Megawati dan Prabowo terlihat akrab saat upacara Hari Lahir Pancasila di Kementerian Luar Negeri.

SULAWESI TENGGARA — Habiburokhman menilai Megawati konsisten menjaga etika politik meskipun partainya berada di luar koalisi pemerintahan Prabowo Subianto. Ia menyebut Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu tidak memanfaatkan momentum untuk mengompori ketegangan politik.

Kontras Sikap Megawati dan Dino Patti Djalal

"Itu dia. Ini contoh kebalikannya dari yang ditunjukkan Pak Dino, apa yang Ibu Mega lakukan. Bu Mega itu walaupun di partainya di luar pemerintahan, tetap menunjukkan sikap yang elegan sebagai negarawan," kata Habiburokhman di Senayan.

Pernyataan itu merupakan respons atas komentar Dino Patti Djalal yang sebelumnya mengkritisi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo. Habiburokhman menilai pernyataan Dino justru kontraproduktif dan berpotensi memperuncing perpecahan di tengah masyarakat.

Penghormatan terhadap Presiden dan Kritik dari Kader PDIP

Menurut Habiburokhman, Megawati secara konsisten menghormati Prabowo sebagai presiden yang sedang menjabat. Sikap itu, lanjutnya, berbeda dengan sejumlah kader PDIP di DPR yang tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah.

"Sebagai presiden yang pernah menjabat ya, beliau menghormati Pak Prabowo sebagai presiden yang saat ini menjabat. Kalau misalnya dari DPR ada kader-kader Bu Mega menyampaikan kritik, kan itu memang sudah seharusnya," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi III DPR itu menambahkan bahwa Megawati secara pribadi menunjukkan komitmen kuat untuk membatasi polarisasi. "Bukan malah ngompor-ngomporin seperti Dino gitu kan ya, tapi membatasi polarisasi. Jangan sampai bangsa ini selalu terkotak-kotak," tegas Habiburokhman.

Hubungan Prabowo-Megawati: Harmonis di Level Tertinggi

Habiburokhman membantah adanya ketegangan antara Prabowo dan Megawati. Ia mengklaim komunikasi antar-elite politik, khususnya di level pimpinan nasional, berjalan sangat baik.

"Ya sangat harmonis ya, saya sendiri apa namanya, dari dulu ya sejak Pak Prabowo belum Presiden ya, Pak Prabowo Presiden sering menjadi saksi bagaimana beliau-beliau masih menjalin komunikasi yang amat baik di level paling tinggi itu menjalin komunikasi yang amat baik," ungkapnya.

Pernyataan itu diperkuat dengan momen kebersamaan keduanya saat upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Senin (1/6/2026). Megawati terlihat menggandeng tangan Prabowo dan berjalan bersama sambil tertawa. Wakil Presiden Gibran Rakabuming juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Pesan Politik di Balik Pujian Habiburokhman

Pengamat politik menilai pujian Gerindra terhadap Megawati merupakan sinyal untuk menjaga stabilitas koalisi besar di parlemen. Meski PDIP berada di luar pemerintahan, hubungan personal antara Megawati dan Prabowo dinilai menjadi peredam gesekan politik di DPR.

Hingga berita ini diturunkan, Dino Patti Djalal belum memberikan tanggapan atas pernyataan Habiburokhman. Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto enggan berkomentar terkait pujian dari kader Gerindra tersebut.

Reporter: Fajar
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top