Bosan Bawa Dua HP? Fitur Baru WhatsApp Kini Bisa untuk Dua Akun Sekaligus, Begini Cara Aktifkannya

Penulis: Saiful  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 22:57:40 WIB
WhatsApp resmi luncurkan fitur multi-akun untuk dua nomor dalam satu perangkat.

SULAWESI TENGGARA — WhatsApp bukan lagi sekadar aplikasi chatting. Bagi banyak orang di Indonesia, aplikasi ini sudah menjadi alat utama untuk berkomunikasi dengan rekan kerja, klien, hingga keluarga. Riset menunjukkan hampir seluruh lapisan masyarakat bergantung pada layanan pesan instan ini.

Dulu, satu perangkat hanya bisa menampung satu nomor. Konsekuensinya, banyak orang harus membeli dan membawa dua ponsel pintar sekaligus. Kondisi ini dinilai tidak praktis dan memakan biaya tambahan.

Langkah Resmi Tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

Meta, induk perusahaan WhatsApp, akhirnya merespons kebutuhan ini dengan merilis fitur multi-akun resmi. Metode ini jauh lebih aman dibandingkan menggunakan aplikasi modifikasi seperti GBWhatsApp atau WhatsApp Plus yang sering disorot karena rawan pencurian data.

Proses aktivasi fitur ini cukup sederhana. Pengguna hanya perlu masuk ke menu Pengaturan (ikon tiga titik di pojok kanan atas), lalu klik tanda panah kecil di samping nama profil. Setelah itu, pilih opsi "Tambah Akun" dan masukkan nomor telepon kedua. Kartu SIM harus aktif untuk menerima kode verifikasi melalui SMS.

Setelah terverifikasi, pengguna bisa mengatur foto profil, status, dan notifikasi untuk masing-masing akun secara terpisah. Perpindahan antar akun hanya membutuhkan satu atau dua ketukan saja tanpa perlu keluar (logout) terlebih dahulu.

Keamanan Data Jadi Prioritas Utama

Banyak pengguna tergiur fitur tambahan dari aplikasi tidak resmi. Namun, risiko yang mengintai sangat besar. Riset keamanan siber mencatat aplikasi modifikasi sering kali menyadap pesan, mencuri data pribadi, hingga menyebabkan akun diblokir secara permanen oleh Meta.

Dengan fitur bawaan, privasi pengguna tetap terlindungi oleh enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption). Tidak ada pihak ketiga yang bisa membaca isi percakapan. Keamanan biometrik juga bisa diterapkan secara terpisah untuk memberi lapisan perlindungan ekstra pada akun kedua.

Manfaat dan Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan

Fitur ini jelas menghemat biaya. Pengguna tak perlu membeli atau membawa dua ponsel berbeda. Pemisahan identitas juga lebih rapi: foto profil dan status untuk urusan kerja bisa dibuat berbeda dengan urusan keluarga tanpa tercampur aduk.

Namun, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. Menjalankan dua akun secara aktif membuat aplikasi melakukan sinkronisasi data dua kali lipat lebih sering. Ini berdampak pada konsumsi baterai dan penggunaan RAM ponsel yang lebih besar. Risiko kecil lainnya adalah salah kirim pesan jika pengguna tidak teliti melihat indikator akun yang sedang aktif.

Bagi pebisnis, freelancer, atau siapa pun yang ingin memisahkan urusan profesional dan personal, fitur ini menjadi solusi yang praktis. Tak perlu lagi mengandalkan aplikasi ilegal atau membawa dua HP ke mana-mana.

Reporter: Saiful
Sumber: mawar#4188 This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top