Kapolda Sultra Lepas 84 Casis Bintara dan Tamtama Polri, 72 di Antaranya Calon Polisi Laki-Laki

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:14:35 WIB
Kapolda Sultra melepas 84 casis Bintara dan Tamtama Polri untuk pendidikan tahun 2026.

KENDARI — Sebanyak 84 putra-putri terbaik Sulawesi Tenggara resmi diberangkatkan untuk mengikuti pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Prosesi pelepasan dipimpin langsung Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra pada Sabtu (11/7/2026).

Para casis ini telah melewati seluruh tahapan seleksi Panitia Daerah (Panda) Polda Sultra. Mereka akan ditempa menjadi insan Bhayangkara yang profesional dan siap mengabdi di Bumi Anoa.

Sebaran Pendidikan dan Jumlah Casis

Rincian casis yang dilepas terdiri dari 72 calon Bintara Polki, 10 calon Bintara Polwan, 1 calon Tamtama Brimob, dan 1 calon Tamtama Polair. Mereka tidak hanya akan dididik di Sulawesi Tenggara, tetapi juga tersebar di beberapa daerah lain.

  • SPN Polda Sultra — 72 casis Bintara Polki
  • SPN Polda Metro Jaya — casis Bintara Polki
  • SPN Polda DIY — casis Bintara Polki
  • SPN Polda Kalimantan Selatan — casis Bintara Polki
  • Sepolwan — 10 casis Bintara Polwan
  • Pusdik Intelkam — casis Tamtama

Pesan Kapolda: Jaga Nama Baik dan Soliditas

Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa pendidikan pembentukan akan menguji disiplin, fisik, mental, dan karakter para calon anggota Polri. Ia meminta seluruh casis mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

“Pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri akan menempa para calon anggota menjadi insan Bhayangkara yang memiliki disiplin tinggi, fisik yang prima, mental yang tangguh, serta karakter yang siap menghadapi tantangan tugas kepolisian,” ujar Kapolda.

Ia juga berpesan agar para casis menjaga nama baik diri, keluarga, dan institusi, serta tidak mengecewakan kepercayaan orang tua. Soliditas dengan rekan seangkatan dan semangat pengabdian yang tulus juga ditekankan sebagai bekal selama menempuh pendidikan.

Kebanggaan Orang Tua dan Kisah Polwan dengan Nilai Tertinggi

Marjoni (53), seorang buruh bangunan, tak kuasa menahan bangga saat melepas putranya yang lolos menjadi calon anggota Polri. Ia berharap anaknya dapat mengikuti pendidikan dengan baik dan kelak menjadi anggota Polri yang amanah.

Sementara itu, Salsha Amalia (18), calon Polwan asal Baubau, menjadi sorotan setelah meraih nilai tertinggi pada seleksi Panda Polda Sultra. Ia mengaku telah mempersiapkan diri secara maksimal sejak awal, baik fisik, akademik, maupun mental.

“Saya bertekad mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh agar dapat menjadi Polwan yang profesional serta mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Salsha.

Apresiasi untuk Orang Tua dan Harapan ke Depan

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mendidik dan membimbing putra-putrinya hingga berhasil lolos seleksi. Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga yang patut disyukuri.

Para casis diingatkan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama pendidikan agar dapat kembali sebagai Bhayangkara yang profesional, siap mengabdi di Sulawesi Tenggara.

Reporter: Sutomo
Sumber: radarkendari.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top