KENDARI — Warga melaporkan peristiwa kebakaran lahan di Jalan KS Tubun, kawasan Nanga-Nanga, kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari pada pukul 14.45 Wita. Pelapor bernama Mustakim menyebutkan api telah membakar area seluas kurang lebih satu hektare.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar dari Poskotik Boulivart langsung bergerak menuju lokasi dua menit kemudian. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 15.03 Wita dan langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke area lain.
Setibanya di lokasi, petugas berupaya mengendalikan api terlebih dahulu sebelum melakukan proses pendinginan. Pemeriksaan menyeluruh di sekitar area terdampak juga dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran lanjutan.
Penanganan kebakaran berlangsung hingga pukul 15.55 Wita. Petugas memastikan seluruh titik api telah padam dan kondisi di lokasi kejadian aman.
Dalam operasi pemadaman ini, Damkar Kendari mengerahkan Unit 014. Sejumlah personel diterjunkan ke lapangan, termasuk Komandan Peleton 1 Juhadin A, S.IP., Danru TRC Aswan, Tim TRC Peleton 1, serta Tim Fire Button.
Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan penanganan kebakaran berlangsung aman dan terkendali. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
"Petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan setelah tiba di lokasi. Setelah dipastikan tidak ada lagi titik api, penanganan dinyatakan selesai," kata Martoyo.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran lahan di Nanga-Nanga belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait asal mula api yang menghanguskan lahan seluas satu hektare tersebut.
Peristiwa kebakaran lahan kerap terjadi di kawasan ini, terutama saat musim kemarau. Warga diimbau untuk tidak membakar lahan atau membuang puntung rokok sembarangan guna mencegah kejadian serupa.