OJK Sultra dan FKIJK Matangkan Bulan Inklusi Keuangan 2026, UMKM Expo Bakal Tampilkan 40 Pelaku Usaha

Penulis: Saiful  •  Selasa, 01 September 2026 | 22:02:02 WIB
Rapat koordinasi persiapan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 Sulawesi Tenggara digelar di Mauki Café Kendari, Senin (17/8/2026).

KENDARI — Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut digelar di Mauki Café Kendari, Senin (17/8/2026). Pertemuan itu diikuti perwakilan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) serta event organizer yang akan menanganijalannya acara.

BIK 2026 Sultra direncanakan berlangsung selama dua hari pada minggu ketiga atau keempat Oktober 2026. Kota Kendari dipilih sebagai pusat pelaksanaan dengan melibatkan industri jasa keuangan, pemda, UMKM, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

BIK 2026 Bukan Sekadar Agenda Seremonial

Konsep kegiatan sengaja disiapkan agar tidak hanya menjadi acara tahunan yang bersifat formal. Rangkaian BIK akan mengombinasikan edukasi keuangan, kegiatan kreatif, olahraga, budaya, hingga penguatan sektor UMKM sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Pembina FKIJK Sultra sekaligus Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh industri jasa keuangan dan stakeholder. Ia ingin kegiatan ini memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, bukan hanya sekadar promosi produk.

“BIK menjadi momentum untuk memperkuat sinergi industri jasa keuangan dengan pemerintah daerah, UMKM, komunitas, dan masyarakat. Karena itu, rangkaian kegiatan yang disiapkan harus mampu menghadirkan edukasi keuangan sekaligus membuka akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan,” ujar Bismi.

UMKM Expo Jadi Magnet Utama

Salah satu agenda yang disiapkan adalah UMKM Expo dengan kapasitas lebih dari 40 pelaku usaha. Kehadiran para pelaku usaha ini diharapkan dapat mempertemukan sektor usaha masyarakat dengan industri jasa keuangan, terutama dalam memperluas akses terhadap produk dan pembiayaan.

Partisipasi anggota FKIJK nantinya tidak hanya ditampilkan melalui booth dan expo. Beragam kegiatan seperti edukasi, budaya, kompetisi antarpelaku industri jasa keuangan dan masyarakat, hingga aktivitas kreatif juga akan menjadi bagian dari rangkaian BIK 2026.

12 Kepala Daerah Dilibatkan, Budaya Lokal Turut Ditonjolkan

Keterlibatan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam konsep kegiatan tahun ini. Panitia menargetkan sedikitnya 12 kepala daerah di Sultra dapat berpartisipasi dalam rangkaian BIK 2026.

Salah satu konsep yang dibahas adalah menampilkan ciri khas setiap daerah melalui pakaian, makanan, tarian, dan kekayaan budaya kabupaten/kota di Sultra. Agenda tersebut akan melibatkan kepala daerah bersama industri jasa keuangan sehingga promosi budaya berjalan beriringan dengan penguatan kolaborasi sektor keuangan.

Night Run, Video Competition, hingga Layanan Paspor

Nuansa olahraga dan hiburan turut disiapkan melalui BIK Night Run dengan kategori 5K dan 10K. Kegiatan ini diharapkan menjadi cara untuk mengemas pesan inklusi keuangan dalam aktivitas yang lebih dekat dengan masyarakat.

Dari sisi edukasi, OJK Sultra dan FKIJK juga menyiapkan Video Competition bertema edukasi keuangan. Kompetisi tersebut diarahkan menjadi sarana penyampaian informasi mengenai sektor jasa keuangan melalui konten digital yang lebih kreatif dan mudah diterima masyarakat.

Rangkaian BIK 2026 juga direncanakan bersinergi dengan sejumlah layanan publik, seperti pasar murah, Samsat Keliling, SIM Keliling, hingga layanan pembuatan paspor dari Imigrasi. Kolaborasi ini diharapkan membuat pelaksanaan BIK tidak hanya menghadirkan edukasi dan promosi produk jasa keuangan, tetapi juga memberikan layanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Target: Perluas Akses Keuangan dan Perkuat UMKM

Melalui BIK 2026, OJK Sultra terus mendorong penguatan kolaborasi antarindustri jasa keuangan dan stakeholder untuk meningkatkan literasi serta inklusi keuangan di Sultra. Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, memperkuat UMKM, sekaligus ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Reporter: Saiful
Sumber: lajur.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top