OJK Rangkul 14 Kepala Daerah dan 7 Universitas di Sultra Perkuat Literasi Keuangan lewat MoU

Penulis: Saiful  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:17:01 WIB
Anggota Dewan Komisioner OJK Adi Budiarso menyampaikan sambutan pada pembukaan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kota Kendari, Sabtu (24/10/2026).

KENDARI — Anggota Dewan Komisioner OJK Adi Budiarso menyatakan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan kampus menjadi kunci agar sosialisasi literasi keuangan tidak berhenti di level pusat. Menurutnya, edukasi keuangan perlu melibatkan akademisi dan media supaya pesannya sampai ke masyarakat luas.

"Ini semua baru saja juga ditandatangani MoU-nya dengan Pak Gubernur supaya, karena kita literasi itu harus melibatkan juga akademisi dan media," ujar Adi Budiarso pada pembukaan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kota Kendari, Sabtu (24/10/2026).

14 Kepala Daerah dan 7 Kampus Terlibat dalam MoU

Nota kesepahaman yang diteken OJK bersama 14 bupati dan wali kota mencakup seluruh kabupaten/kota di Sultra. Tujuh universitas turut menandatangani kesepakatan serupa sebagai mitra edukasi keuangan di kampus.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi dinilai strategis karena mahasiswa menjadi kelompok yang paling cepat menyerap informasi keuangan digital. OJK juga menggandeng media massa untuk memperluas jangkauan sosialisasi ke wilayah yang sulit dijangkau petugas.

Ajakan Menabung 6-10 Persen dari Pendapatan Bulanan

Untuk strategi jangka panjang, OJK mendorong masyarakat memupuk kebiasaan menabung demi jaminan hari tua. Adi Budiarso menganjurkan para pekerja menyisihkan sekurang-kurangnya 6 hingga 10 persen dari pendapatan bulanan.

Anjuran tersebut dinilai mendesak karena akumulasi aset dana pensiun dan asuransi di Indonesia masih di bawah 30 persen dari Produk Domestik Bruto. Capaian itu tertinggal dari Malaysia yang sudah menyentuh kisaran 60 hingga 80 persen dari PDB.

Bulan Inklusi Keuangan 2026 Jadi Pintu Masuk Edukasi

Pembukaan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kendari menjadi forum pertama setelah MoU diteken. Rangkaian kegiatan ini akan melibatkan pemerintah daerah, kampus, dan media dalam sosialisasi literasi keuangan sepanjang periode kampanye.

OJK menargetkan perluasan edukasi tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga pelaku UMKM dan warga di daerah. Pendekatan lewat pemerintah daerah diharapkan mempercepat distribusi program hingga tingkat kelurahan dan desa.

Reporter: Saiful
Sumber: portal.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top