MRI Bandung, Minuman Rempah Kekinian Cocok buat Gen Z dan Mahasiswa

Penulis: Ragil  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:19:01 WIB
Pengunjung memesan minuman rempah di outlet MRI kawasan Cibiru, Bandung.

SULAWESI TENGGARA — MRI menghadirkan minuman rempah khas Nusantara di kawasan Cibiru, Bandung, tepat di depan kampus 1 UIN Sunan Gunung Djati. Harga satu gelasnya berkisar Rp12.000-Rp20.000, dengan suasana outlet yang nyaman untuk nongkrong atau mengerjakan tugas. Kini ada 9 outlet MRI yang tersebar di sejumlah titik Kota Bandung dan Cimahi.

Supervisor Outlet MRI Cibiru, Tito, menyebut konsep kedai rempah itu lahir untuk mendekatkan jamu tradisional ke anak muda Gen-Z. Selama ini rempah identik dengan jamu pahit yang membuat banyak orang muda enggan mencobanya. MRI mencoba mematahkan anggapan itu lewat racikan yang lebih segar dan manis, tanpa menghilangkan khasiat rempahnya.

Dari luar, outlet di kawasan Cibiru itu tidak terlalu mencolok. Begitu masuk, pengunjung disambut kursi kayu sederhana, musik santai, dan aroma jahe serta serai yang semerbak dari balik meja bar. Suasananya hangat dan langsung membuat betah.

Menu Rempah yang Dikelompokkan Sesuai Kebutuhan Tubuh

Yang membedakan MRI dari kedai minuman lain adalah menu yang dibagi berdasarkan fungsi, bukan sekadar rasa. Ada tiga kategori utama yang bisa dipilih sesuai kondisi badan pengunjung.

  • Imun Booster Series: Jahe Booster, Kunyit Booster, dan Kencur Booster. Rasanya segar, cocok diminum saat badan butuh tambahan daya tahan.
  • Mood & Energy Booster: Es Bunga Telang dengan warna biru alami yang ringan dan bikin rileks, serta Kopi Rempah berpaduan kayu manis dan jahe untuk menemani waktu fokus.
  • Mulai Gak Enak Badan: Rempah Kencur, Rempah Jahe, dan Rempah Kunyit untuk diminum saat badan mulai meriang. Ada juga Rempah Alang dari campuran akar alang-alang, daun mint, lemon, dan madu untuk meredakan panas dalam.

Kisaran harga Rp12.000-Rp20.000 per gelas membuat MRI masuk kategori ramah kantong mahasiswa. Porsi manfaatnya tetap terjaga karena setiap varian memakai rempah asli, bukan perisa buatan.

Lokasi Outlet dan Cara Menuju

Outlet Cibiru berada di depan kampus 1 UIN Sunan Gunung Djati Bandung, mudah dijangkau mahasiswa yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. Selain Cibiru, MRI sudah membuka 9 outlet di Bandung dan sekitarnya: Cibaduyut, Gegerkalong, Soekarno-Hatta, Antapani, Dipatiukur, Cimahi, Margahayu, dan Bojongsoang.

Sebagian besar outlet mengusung konsep ruang duduk santai, sehingga cocok untuk nongkrong singkat maupun mengerjakan tugas kuliah dalam waktu lama. Untuk rute dan jam operasional tiap outlet, sebaiknya dicek langsung ke kanal resmi MRI atau datang langsung ke lokasi terdekat.

Kisah Pengunjung: dari Antipati Jamu jadi Langganan

Aura, salah satu pengunjung, mengaku sempat tidak menyukai jamu karena rasanya pahit. Pengalaman itu berubah setelah mencoba MRI di seberang kampus 1 UIN Bandung, tempat ia sering mampir sepulang kuliah.

"Aku tuh nggak suka jamu soalnya pahit, tapi MRI beda. Rasanya segar, manisnya pas, tetap ada rempahnya dan harganya juga masuk banget buat mahasiswa. Tempatnya juga nyaman buat nongkrong apalagi habis pulang kuliah badan lagi capek-capeknya, jadi moodbooster," ujarnya.

Tito menegaskan, pendekatan yang dipakai memang sengaja dibuat sederhana agar rempah Indonesia tidak lagi terdengar menakutkan bagi anak muda.

"Konsep kita sederhana, kita pengen ngenalin rempah-rempah Indonesia ke anak muda dengan cara yang lebih kekinian tapi khasiatnya kaya banget, jadi sehatnya dapet, rasanya juga enak, jadi nggak kapok kayak minum jamu pahit," jelas Tito dalam wawancara.

Tips Berkunjung

Datanglah pada sore hingga malam hari saat suasana kawasan kampus mulai lengang, terutama di outlet Cibiru yang ramai mahasiswa selepas kelas. Jika baru pertama kali mencoba, mulai dari Jahe Booster atau Es Bunga Telang yang rasanya paling ringan. Untuk keluhan badan meriang atau panas dalam, pilih varian dari kategori Mulai Gak Enak Badan agar manfaatnya lebih terasa.

Bagi traveler yang sedang berlibur di Bandung, MRI bisa jadi persinggahan singkat di sela perjalanan kuliner. Alokasikan waktu sekitar satu jam untuk menikmati satu gelas racikan rempah sambil beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Reporter: Ragil
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top