SULAWESI TENGGARA — Pemain asal Jamaika yang akrab disapa 'Bunny' itu mengoleksi 21 gol dari 22 penampilan di musim ini. Jumlah tersebut cukup untuk membawa City meraih gelar juara WSL pertama mereka dalam satu dekade terakhir. Sebelumnya, pada awal Mei, Shaw juga sudah diganjar penghargaan Football Writers' Association Women's Footballer of the Year dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Manchester City pada Minggu (25/5).
Rekor Kontrak dan Masa Depan yang Tak Pasti
Di balik gemerlap prestasi, situasi kontrak Shaw justru menjadi sorotan. Negosiasi perpanjangan kontrak dengan City dilaporkan menemui jalan buntu, sementara masa baktinya di Etihad Stadium akan habis pada Juni mendatang. Rival WSL, Chelsea, disebut-sebut menjadi kandidat terdepan untuk mendapatkan servisnya secara gratis pada bursa musim panas ini, di tengah minat besar dari klub-klub lain di seluruh dunia.
Pada perayaan kemenangan City di Albert Hall, Manchester, Minggu lalu, para suporter sempat meneriakkan yel-yel "kami ingin Bunny bertahan". Sejak bergabung pada 2021, Shaw selalu menjadi mesin gol utama klub. Ia menjadi top skor tim di empat dari lima musimnya dan memegang rekor jumlah hattrick terbanyak di WSL (enam kali).
Performa Spektakuler Sepanjang Musim
Beberapa penampilan terbaik Shaw musim ini termasuk hattrick melawan Tottenham dan empat gol ke gawang Aston Villa di kandang sendiri. Ia juga mencetak gol pembuka yang krusial saat City mengalahkan Arsenal 3-2 pada Oktober lalu. Jika mampu mengalahkan Brighton di final Piala FA Wanita pada 31 Mei mendatang, Shaw berpeluang membawa City meraih gelar ganda domestik.
Dalam pemilihan WSL Player of the Season, Shaw mengalahkan rekan setimnya, Kerstin Casparij, penyerang Arsenal Alessia Russo, serta winger Aston Villa Kirsty Hanson. Russo sendiri mencetak 13 gol dalam 22 laga, sementara Hanson mengemas 12 gol dan finis di posisi ketiga daftar pencetak gol terbanyak.
Daftar Lengkap Peraih Penghargaan WSL
Penjaga gawang Chelsea, Hannah Hampton, memenangkan Golden Glove berkat delapan clean sheet dalam 19 penampilan. Ia mengungguli Phallon Tullis-Joyce dari Manchester United dan Ayaka Yamashita dari Manchester City yang sama-sama mencatat tujuh clean sheet. Sementara itu, gol Kirsty Hanson ke gawang West Ham pada Oktober lalu dinobatkan sebagai WSL Goal of the Season, dan Veerle Buurman dari Chelsea meraih penghargaan Rising Star.
Di kasta kedua WSL 2, Lily Crosthwaite dari Birmingham City yang baru saja menjadi juara dinobatkan sebagai pemain terbaik divisi. Lexi Lloyd-Smith dari Bristol City memenangkan Golden Boot dengan 11 gol, dan Sophie Whitehouse dari Charlton Athletic meraih Golden Glove. Seremoni di London juga menjadi momen pelantikan Casey Stoney, Kerys Harrop, dan almarhum Matt Beard ke dalam WSL Hall of Fame.