KENDARI — Jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tenggara memulai rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar pekan olahraga dan bakti sosial. Pembukaan berlangsung di Lapas Kelas IIA Kendari, Jumat (7/8), dihadiri pejabat struktural Kanwil, kepala UPT Pemasyarakatan se-Kota Kendari, serta Dharma Wanita Persatuan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, membuka kegiatan secara resmi melalui pemukulan gong sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian acara. Berbagai cabang olahraga akan dipertandingkan hingga puncak peringatan 17 Agustus.
Momentum Refleksi Nilai Perjuangan
Sulardi menyebut peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menekankan momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh insan pemasyarakatan untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian.
"Hari Kemerdekaan adalah momentum untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu. Semangat tersebut harus kita wujudkan melalui kinerja yang semakin baik, kebersamaan yang semakin kuat, dan kepedulian sosial kepada sesama," ujar Sulardi.
Ia menambahkan, pekan olahraga menjadi sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan sportivitas, dan membangun kekompakan antarsatuan kerja di lingkungan Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara.
Bantuan Langsung ke Panti Jompo dan Pesantren
Usai pembukaan, jajaran Kanwil Ditjenpas Sultra menyalurkan paket sembako ke sejumlah titik. Bantuan diberikan kepada penghuni Panti Jompo Sentra Meohai Kendari, Panti Asuhan Al Ikhlas, Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, serta office boy dan petugas keamanan Kanwil.
Penyaluran bantuan berlangsung dengan interaksi langsung antara jajaran Kanwil dan para penerima. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat tali silaturahmi dalam semangat berbagi di bulan kemerdekaan.
Ratih, salah seorang penghuni Panti Jompo Sentra Meohai Kendari, mengaku bahagia atas kunjungan tersebut. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta bantuan yang diberikan. Bukan hanya sembakonya yang membuat kami bahagia, tetapi juga perhatian dan kebersamaan yang kami rasakan hari ini," ungkap Ratih.
Implementasi Nilai Kemanusiaan Pemasyarakatan
Sulardi menegaskan bahwa bakti sosial merupakan implementasi nyata nilai-nilai Pemasyarakatan yang mengedepankan kemanusiaan dan semangat gotong royong. Pemberian apresiasi kepada office boy dan petugas keamanan disebutnya sebagai pengakuan atas dedikasi mereka mendukung pelaksanaan tugas di Kanwil.
"Kemerdekaan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita di panti sosial dan pondok pesantren," tutup Sulardi.
Rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan berbagai perlombaan olahraga dan agenda kebersamaan lainnya hingga 17 Agustus, sejalan dengan semangat "Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat".