KONAWE — Suasana khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Unaaha saat Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T., menyerahkan Remisi Umum kepada warga binaan, Senin (17/8/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Konawe itu sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang humanis.
Bupati Yusran tidak datang sendiri. Ia didampingi Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, S.E., M.M., Kapolres Konawe AKBP Raharjono, S.I.K., M.Si., dan Kepala Kejaksaan Negeri Konawe Fachrizal, S.H. Sinergi antara eksekutif dan aparat penegak hukum ini menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan warga binaan adalah tanggung jawab bersama.
Remisi Bukan Sekadar Hadiah, Melainkan Kepercayaan Negara
Dalam sambutannya, Bupati Yusran menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus dirasakan juga oleh mereka yang berada di balik tembok penjara. Ia mengajak seluruh warga binaan memaknai momen ini sebagai titik awal untuk memperbaiki diri.
"Kemerdekaan adalah momentum untuk terus memperbaiki diri. Saya berharap saudara-saudara sekalian dapat memaknai momen ini sebagai kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan persatuan," ujar Bupati Yusran di hadapan para penerima remisi.
Orang nomor satu di Konawe itu juga mengingatkan bahwa pengurangan masa pidana bukanlah sekadar hadiah. Lebih dari itu, remisi merupakan bukti kepercayaan negara bahwa setiap individu layak mendapat kesempatan kedua untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
Sinergi Forkopimda dan Apresiasi untuk Rutan Unaaha
Kehadiran langsung kepala daerah bersama Forkopimda dinilai sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap jajaran pemasyarakatan Rutan Unaaha. Pembinaan yang berorientasi pada perbaikan diri dinilai berhasil mempersiapkan warga binaan untuk menjalani kehidupan baru.
Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan tersebut. Menurutnya, momen ini menjadi penyemangat besar bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dengan disiplin.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran Forkopimda yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan untuk hadir. Ini adalah penyemangat luar biasa bagi warga binaan kami," ungkapnya.
Harapan Baru bagi Warga Binaan untuk Kembali ke Masyarakat
Penyerahan remisi ini menjadi pengingat bahwa esensi kemerdekaan adalah memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk memperbaiki diri. Dengan kesempatan yang diberikan, para warga binaan diharapkan dapat kembali ke pangkuan keluarga dengan membawa perubahan positif.
"Saya bangga melihat semangat saudara-saudara sekalian. Tetaplah optimis, jalani pembinaan dengan baik, dan tunjukkan bahwa kalian bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Konawe membutuhkan kontribusi kita semua," pungkas Bupati Yusran Akbar.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh haru, diakhiri dengan foto bersama serta dialog santai antara Bupati, Forkopimda, dan perwakilan warga binaan penerima remisi. Momen ini diharapkan mampu memperkuat ikatan sosial antara warga binaan dengan lingkungan sekitarnya pasca menjalani masa pidana.