Pencarian

Makanan MBG di Konawe Utara Diuji Kandungan Nitrit hingga Arsen, Hasilnya Layak Distribusi

Selasa, 08 September 2026 • 09:16:02 WIB
Makanan MBG di Konawe Utara Diuji Kandungan Nitrit hingga Arsen, Hasilnya Layak Distribusi
Tim kesehatan memeriksa kandungan nitrit, formalin, sianida, dan arsen pada menu Makan Bergizi Gratis di dapur SPPG Polres Konawe Utara.

KONAWE UTARA — Pengujian keamanan pangan terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Konawe Utara memastikan seluruh makanan bebas dari zat berbahaya. Pemeriksaan yang digelar sejak pukul 05.00 WITA itu melibatkan tim kesehatan dari Sidokkes Polres Konawe Utara di dapur SPPG Polres Konawe Utara.

Menu yang diuji hari itu terdiri atas nasi putih, ayam krispi, semur tahu, sayur bening labu kuning muda dengan kacang panjang, serta buah semangka. Petugas tidak hanya memeriksa kondisi fisik makanan, tetapi juga melakukan uji laboratorium terhadap kandungan zat yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Hasil Uji: Bebas Formalin dan Sianida

Pengujian meliputi empat parameter utama, yakni nitrit, formalin, sianida, dan arsen. Seluruh sampel makanan menunjukkan hasil negatif atau berada di bawah ambang batas aman sehingga layak didistribusikan kepada penerima manfaat.

Hasil ini menjadi jaminan mutu bagi ribuan penerima program MBG di Konawe Utara. Pemeriksaan berlangsung ketat karena makanan akan dikonsumsi anak sekolah dan ibu hamil yang rentan terhadap dampak zat kimia berbahaya.

Mengapa Pengujian Digelar Sebelum Subuh?

Waktu pemeriksaan yang dimulai dini hari menyesuaikan jadwal produksi dapur SPPG. Makanan harus diuji sebelum dikemas dan diangkut ke titik distribusi agar hasilnya akurat mewakili kondisi pangan yang benar-benar diterima warga.

Prosedur ini memastikan tidak ada celah bagi makanan yang sudah terlanjur didistribusikan tanpa melalui tahap verifikasi. Sidokkes Polres Konawe Utara bertindak sebagai pengawas independen dalam rantai produksi MBG di wilayah hukumnya.

Langkah Preventif Jaga Kualitas Program Nasional

Upaya pengujian ini merupakan bentuk pencegahan untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Konawe Utara. Pemeriksaan rutin menjadi standar operasional yang melekat pada setiap siklus produksi.

Dengan adanya jaminan kelayakan dari tim kesehatan, distribusi makanan MBG di Konawe Utara dapat berjalan tanpa hambatan. Masyarakat penerima manfaat tidak perlu khawatir terhadap potensi kontaminasi bahan kimia berbahaya pada menu yang dikonsumsi.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks