KOLAKA — Wakil Ketua DPRD Kolaka, Syaifullah, menyambut positif langkah Presiden Prabowo Subianto yang mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.
Apa yang Mendasari Apresiasi Ini?
Syaifullah menilai pencopotan tersebut bukan sekadar rotasi jabatan biasa, melainkan pesan tegas dari pusat. Ia mengatakan bahwa Presiden Prabowo tidak segan mengambil tindakan demi menjaga kredibilitas program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
"Kami di DPRD Kolaka sangat mendukung langkah Presiden. Ini bukti bahwa pemerintah serius memberantas potensi masalah di lapangan, terutama yang berkaitan dengan gizi anak sekolah," ujar Syaifullah dalam keterangannya, Senin lalu.
Program MBG di Kolaka: Sejauh Mana Realisasinya?
Program Makan Bergizi Gratis sendiri telah berjalan di sejumlah titik di Sulawesi Tenggara, termasuk Kolaka. Namun, Syaifullah mengakui masih ada sejumlah catatan terkait distribusi dan kualitas makanan yang diterima siswa. Ia berharap pergantian pimpinan di BGN bisa memperbaiki tata kelola di daerah.
"Kami berharap kepala BGN yang baru nanti bisa lebih responsif terhadap keluhan di lapangan. Jangan sampai program sebesar ini terhambat oleh masalah administrasi atau oknum yang tidak bertanggung jawab," tambahnya.
Langkah Presiden Dinilai Tepat di Tengah Sorotan Publik
Keputusan Presiden Prabowo mencopot Kepala BGN menjadi sorotan nasional dalam sepekan terakhir. Publik menilai langkah ini sebagai bentuk keberanian politik untuk membersihkan program prioritas dari potensi kegagalan. Syaifullah menegaskan bahwa DPRD Kolaka akan terus mengawal pelaksanaan MBG di wilayahnya.
"Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah. Yang terpenting, anak-anak di Kolaka tetap mendapatkan hak gizinya tanpa hambatan," pungkasnya.