SULAWESI TENGGARA — Warganet Malaysia meminta Grok menjelaskan tambahan waktu laga Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi jawaban AI itu justru membenarkan keputusan wasit. Percakapan tersebut viral setelah Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh, Kamis (1/10), dan memastikan tiket ke final.
Akun X @Alxff mengirim pertanyaan langsung ke Grok untuk mencari dasar bahwa tambahan waktu pertandingan Indonesia vs Bangladesh bermasalah. Hasilnya di luar dugaan: AI milik xAI itu menjelaskan bahwa angka pada papan ofisial hanyalah waktu minimum, bukan batas mutlak berakhirnya laga.
Tangkapan layar percakapan itu beredar luas di media sosial dan menjadi bahan guyonan warganet Indonesia. Alih-alih menemukan celah kecurangan, pertanyaan tersebut mendapat penjelasan aturan yang justru memperkuat posisi wasit.
Isi Percakapan dengan Grok
Dalam unggahan yang dibagikan ulang, akun @Alxff menulis, "@grok cerita grok bagi senang paham". Grok lalu menjawab bahwa angka pada papan tambahan waktu merupakan minimum additional time yang ditentukan wasit.
"Board tunjuk minimum je (contoh 2 min), wasit boleh naikkan tapi tak boleh kurang," demikian jawaban Grok dalam tangkapan layar tersebut.
Warganet itu kembali bertanya apakah masuk akal jika tambahan waktu dua menit kemudian berlangsung hingga tujuh menit. Grok memberi penjelasan serupa: waktu tambahan dapat diperpanjang untuk mengompensasi waktu yang kembali terbuang setelah periode injury time dimulai.
Aturan IFAB soal Tambahan Waktu
Persoalan ini merujuk pada Laws of the Game yang diterbitkan IFAB. Ofisial keempat menunjukkan minimum additional time yang ditentukan wasit pada akhir babak, dan wasit berhak menambah waktu tersebut, tetapi tidak boleh menguranginya.
Sejumlah penghentian ikut diperhitungkan dalam tambahan waktu, termasuk pergantian pemain, cedera, membuang waktu, selebrasi gol, serta pemeriksaan dan review VAR. Angka di papan ofisial bukan batas kapan pertandingan harus berakhir.
Respons Warganet Indonesia
Interaksi itu menjadi bahan candaan setelah diunggah ulang akun @bola_bini di Instagram. "Niatnya mencari-cari kesalahan supaya ada bahan kecurangan. Eh AI malah menjelaskan bahwa keputusan tambahan waktu Indonesia vs Bangladesh ternyata sudah benar," tulis akun tersebut.
Kolom komentar ikut ramai. "Bro dikasih paham sama Grok," kata @reksyz. "Malu noh sama AI," ucap @edcasual.market. Ada pula yang bercanda, "Fans Malaysia bilang: Grok sudah disogok sama Timnas Indonesia," tulis @wismauladit.
Komentar lain menyoroti ironi situasinya. "Gapaham pahak sampe dikasih paham sama Grok," kata @andika_cl75. "Katanya iq mereka lebih tinggi dari indo, hal semacam ini ae gapaham cik dan kudu nanya ke 1,223 ai woila," tulis @iyannyoga.
Dampak ke Peta Kualifikasi
Kemenangan 9-2 atas Bangladesh pada Kamis (1/10) menjadi penentu persaingan ketat dengan Malaysia untuk tiket final FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia sebelumnya menang telak 6-0 atas Singapura.
Kedua tim finis dengan poin dan selisih gol yang sama, tetapi Indonesia unggul dalam produktivitas gol. Selisih itulah yang mengantar Garuda ke final dan menyisakan pertanyaan soal injury time sebagai perdebatan yang sudah terjawab oleh aturan resmi.