Pencarian

Bench Cam Timnas Indonesia vs Bangladesh: Ekspresi Tegang hingga Gembira

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 19:18:01 WIB
Bench Cam Timnas Indonesia vs Bangladesh: Ekspresi Tegang hingga Gembira
Pemain dan ofisial Timnas Indonesia di bench menyaksikan jalannya laga kontra Bangladesh di SUGBK.

SULAWESI TENGGARA — Timnas Indonesia menutup laga kontra Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan sembilan gol tanpa balas. Dari bench Garuda, kamera menangkap rentetan ekspresi yang berubah cepat: tegang di awal laga, kecewa saat peluang terbuang, lalu meledak gembira setiap bola masuk gawang.

Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) itu menyajikan drama tersendiri di bangku cadangan. Pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia tak sekadar menonton, tetapi ikut merasakan setiap fase pertandingan Bangladesh.

Ketegangan terlihat sejak menit-menit awal, ketika Bangladesh mencoba menekan dan merebut penguasaan bola. Baru setelah Garuda menemukan ritme, suasana bench berubah menjadi sorakan yang tak berhenti.

Gol Demi Gol yang Mengubah Wajah Bench Garuda

Setiap gol yang bersarang ke gawang Bangladesh memicu reaksi berbeda. Ada yang melompat dari kursi, ada yang memeluk rekan di sampingnya, dan ada yang hanya menundukkan kepala sambil tersenyum lebar.

SUGBK bergemuruh sepanjang laga. Stadion terbesar di Indonesia itu menjadi saksi bagaimana sembilan gol mengubah tekanan menjadi pesta.

Kekecewaan di Tengah Pesta Gol

Bukan hanya kegembiraan yang terekam. Beberapa kali peluang emas gagal dimanfaatkan, dan kamera menangkap ekspresi kecewa dari pemain yang berada di bench.

Ada yang menutup wajah dengan tangan, ada yang menepuk paha sendiri. Momen-momen itu justru memperlihatkan standar tinggi yang dipasang tim pelatih John Herdman.

Hening Cipta untuk Tragedi Kanjuruhan

Sebelum laga dimulai, SUGBK mengheningkan cipta untuk mengenang empat tahun Tragedi Kanjuruhan. Momen itu menjadi pembuka yang kontras dengan gemuruh gol yang datang kemudian.

Hening cipta berlangsung khidmat. Pemain kedua tim berdiri sejenak, termasuk mereka yang berada di bench.

Energi SUGBK Jadi Modal Timnas Indonesia

Herdman sebelumnya menyebut energi SUGBK sebagai kekuatan tambahan bagi skuadnya. Pernyataan itu terbukti di lapangan, terutama saat gol-gol mulai mengalir.

Dukungan penonton membuat pemain cadangan ikut terbawa suasana. Setiap serangan yang dibangun dari lini tengah disambut sorakan, bahkan sebelum bola berakhir di gawang.

Rangkaian Hasil di FIFA ASEAN Cup 2026

Laga melawan Bangladesh menjadi bagian dari rentetan pertandingan Garuda di turnamen ini. Sebelumnya, Timnas Indonesia menghadapi Malaysia dan Singapura.

  • Indonesia vs Malaysia: laga berjalan ketat, diwarnai kartu merah Thom Haye sehingga Garuda harus bermain dengan 10 pemain.
  • Indonesia vs Singapura: Herdman mengakui timnya belum tampil maksimal.
  • Indonesia vs Bangladesh: Garuda menang dengan sembilan gol tanpa balas.

Kiper Maarten Paes bahkan sempat menghadapi tekanan bertubi-tubi saat melawan Malaysia. Ia mengungkap cara menjaga fokus agar gawang Timnas Indonesia tak kebobolan.

Chemistry Skuad yang Makin Rapat

Joey Pelupessy menyebut chemistry Timnas Indonesia semakin kuat menjelang laga melawan Malaysia. Kekompakan itu terlihat dari cara pemain di bench merayakan setiap gol.

Justin Hubner juga mendapat dukungan langsung dari tribun. Jennifer dan Kamari hadir di SUGBK untuk mendukungnya saat melawan Malaysia.

Sejumlah penyesuaian dilakukan panitia, termasuk meniru konsep Piala Dunia 2026 dengan menyanyikan lagu kebangsaan di lapangan sebelum kick-off. Detail itu menambah khidmat suasana sebelum pertandingan bergulir.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: enamplus.liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks