KONAWE UTARA — Warga di perbatasan Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara dan Morowali, Sulawesi Tengah, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat di bawah Jembatan Meseu, Senin (4/5/2026). Jasad pria tersebut diduga kuat adalah Haji Saiful, seorang pedagang yang dilaporkan hilang kontak sejak beberapa hari lalu.
Identitas korban merujuk pada ciri fisik Haji Saiful, pedagang plastik yang cukup dikenal oleh masyarakat setempat. Sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pihak keluarga sempat melakukan pencarian mandiri karena korban tak kunjung pulang ke rumah.
Informasi penemuan jasad ini awalnya mencuat melalui unggahan warga di media sosial hingga memicu kerumunan di lokasi kejadian. Kondisi jenazah saat ditemukan di area bawah jembatan dilaporkan cukup mengenaskan oleh saksi mata di lapangan.
Seorang warganet di Facebook mengonfirmasi bahwa penemuan tersebut berkaitan dengan laporan orang hilang sebelumnya. "Penemuan mayat di bawah Jembatan di Konawe Utara, diduga pedagang Haji Saiful yang dilaporkan hilang beberapa waktu lalu," tulis akun tersebut dalam kolom komentar video unggahan warga.
Aparat kepolisian dari Polres Konawe Utara segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat guna melakukan pengamanan. Petugas langsung memasang garis polisi di sekitar Jembatan Meseu untuk menjaga sterilitas tempat kejadian perkara (TKP).
Proses evakuasi dilakukan dengan pengawasan ketat karena banyaknya warga yang memadati area jembatan untuk melihat proses identifikasi awal. Polisi mengumpulkan data dari saksi-saksi di lokasi untuk menyusun kronologi awal sebelum jasad dibawa ke fasilitas kesehatan.
Hingga saat ini, penyebab pasti kematian pria tersebut masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak berwajib. Jenazah dijadwalkan menjalani prosedur visum untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana atau penyebab medis lainnya di balik kejadian ini.
Polres Konawe Utara sendiri belum merilis keterangan resmi terkait detail kronologi maupun hasil identifikasi akhir jenazah tersebut. Pihak keluarga masih menunggu kepastian medis sebelum membawa jasad korban untuk proses pemakaman.