KENDARI — Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo periode 2026–2030 membuka pendaftaran bakal calon rektor mulai Senin (12/5/2026). Penerimaan berkas dilakukan di ruang rapat senat Gedung Rektorat lantai 4. Langkah ini menandai awal suksesi kepemimpinan kampus terbesar di Sulawesi Tenggara itu.
Panitia menargetkan minimal empat bakal calon mengikuti seluruh tahapan. Jika jumlah pendaftar belum terpenuhi hingga batas awal, masa pendaftaran akan diperpanjang pada 3 hingga 8 Juni 2026.
Setelah pendaftaran ditutup, panitia melakukan seleksi administrasi atau penjaringan pada 9 hingga 17 Juni 2026. Kandidat yang lolos tahap administrasi akan menyampaikan visi, misi, dan program kerja. Selanjutnya, proses penyaringan menghasilkan tiga calon rektor.
Pilrek UHO kali ini diprediksi berlangsung dinamis dan kompetitif. Selain menentukan sosok pemimpin baru, proses ini menentukan arah kebijakan strategis UHO. Fokusnya mencakup pengembangan akademik, riset, dan peningkatan daya saing kampus di tingkat nasional maupun internasional.
Panitia Pilrek dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Halu Oleo Nomor: 696/UN29/2026. Ketua panitia dijabat Prof. Dr. Ir. Ali Bain, M.Si., IPU., ASEAN Eng. Sekretaris diemban Dr. Ir. Muh Yamin, ST., M.Eng., MTA.
Panitia menegaskan seluruh proses pemilihan berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan perundang-undangan. Informasi resmi tahapan Pilrek dapat diakses melalui laman Pilrek2026.uho.ac.id.
Pembukaan tahapan Pilrek menyita perhatian sivitas akademika. Sejumlah nama akademisi mulai diperbincangkan sebagai kandidat potensial memimpin UHO lima tahun ke depan. Panitia mengimbau seluruh pihak mengikuti informasi resmi melalui kanal yang disediakan agar proses berjalan tertib, terbuka, dan demokratis.