75 Koperasi Desa Merah Putih di Sulawesi Tenggara Siap Beroperasi, Gubernur Andi Sumangerukka Targetkan Rampung Agustus 2026

Penulis: Yasir  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:15:53 WIB
Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka meninjau fasilitas Koperasi Desa Merah Putih di Kendari.

KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menyaksikan langsung peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual dari gerai KDMP Kelurahan Baruga, Kota Kendari, Sabtu (16/5/2026). Dalam agenda yang dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur itu, Gubernur menegaskan komitmen daerah untuk menjalankan program nasional tersebut.

“Hari ini peresmian Koperasi Merah Putih oleh Presiden sebanyak 1.061 unit. Di Sulawesi Tenggara yang sudah siap operasional seperti ini ada 75 unit. Sementara yang sedang berproses pembangunannya ada 771 unit,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka dalam keterangannya kepada awak media usai meninjau fasilitas gedung KDMP Baruga.

Target Rampung Agustus 2026

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sultra, La Ode Muhamad Shalihin, menyebutkan saat ini terdapat 2.273 koperasi berbadan hukum di Sultra yang masuk dalam program KDMP. Dari jumlah tersebut, 771 unit masih dalam tahap pembangunan dan 75 unit telah selesai sepenuhnya.

“Targetnya Agustus nanti yang 100 persen sudah bisa selesai dan launching,” katanya. Pemerintah provinsi menargetkan sebanyak 768 koperasi dapat rampung pada Agustus 2026.

Ribuan Tenaga Kerja Terserap

Shalihin mengungkapkan program KDMP diproyeksikan membuka lapangan kerja baru di setiap wilayah. Setiap koperasi nantinya akan memiliki minimal satu manajer sebagai pengelola utama.

“Kalau satu koperasi satu manajer, berarti akan ada ribuan tenaga kerja yang terserap,” ujarnya. Proses rekrutmen pengelola koperasi saat ini sudah mulai berjalan, sementara distribusi perlengkapan dan kebutuhan operasional ditargetkan mulai awal hingga pertengahan Juli 2026.

“Untuk perekrutan manajerial KDMP sekarang sedang berlangsung oleh pemerintah pusat, tinggal tunggu pengumuman saja,” pungkasnya.

Dukungan Aset dan Lahan dari Pemda

Gubernur Andi Sumangerukka menambahkan, kehadiran KDMP diharapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat sekaligus penggerak ekonomi desa dan kelurahan. Pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota ikut mendukung penyediaan aset dan lahan untuk pembangunan koperasi.

“Ada beberapa daerah yang kesulitan mencari aset. Maka kami pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menyiapkan aset yang dimiliki untuk diserahkan kepada koperasi,” jelasnya.

Seluruh gerai yang telah rampung ditargetkan mulai terisi pada pertengahan Juli mendatang setelah distribusi sembako dari pusat dilakukan secara bertahap.

Presiden Targetkan 20 Ribu Koperasi Beroperasi Agustus

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa KDKMP sudah dipersiapkan dan pembangunan fisiknya dimulai di ribuan lokasi hingga ke daerah sejak November tahun lalu. Presiden menargetkan minimal 20 ribu koperasi sejenis dapat beroperasi mulai Agustus tahun ini.

“Dari seribu ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus, kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang diketemukan di negara lain,” ungkap Presiden.

Peresmian tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR Ahmad Muzani serta sejumlah pejabat pemerintah lainnya.

Reporter: Yasir
Sumber: kolomrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top