SULAWESI TENGGARA — Kemenangan Fajar/Fikri melengkapi daftar wakil Merah Putih yang sudah lebih dulu memastikan tempat di babak kedua. Sebelumnya, dua ganda putra lainnya juga sukses melaju. Kini, langkah Fajar/Fikri masih panjang: mereka harus menghadapi juara Malaysia Masters 2026 asal Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard.
Fajar mengakui permainannya bersama Fikri jauh dari kata sempurna. Unggul 12-9 di gim pertama, mereka justru kebobolan 10 poin beruntun akibat kesalahan sendiri. "Alhamdulillah syukur diberikan kemenangan dan kelancaran. Meskipun tadi permainan kami benar-benar kurang maksimal," ujar Fajar dalam keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Saya bermain terburu-buru di awal gim kedua dan terlalu memikirkan strategi. Akhirnya kehilangan ritme," tambahnya. Instruksi pelatih untuk bermain cepat menjadi kunci kebangkitan mereka. Fajar menjelaskan lawan menerapkan pola bertahan lalu balik serang dengan penempatan bola yang menyulitkan. "Kami terus memaksa mereka adu drive," kata Fajar.
Senada dengan Fajar, Fikri menilai terlalu banyak kesalahan sendiri di gim pembuka jadi penyebab utama kekalahan set pertama. Ia juga mengakui awal gim kedua berjalan buruk hingga tertinggal jauh. "Tertinggal sangat jauh poinnya, tapi kami berusaha meyakinkan diri sendiri dan partner bagaimana harus keluar dari tekanan ini," tutur Fikri.
"Alhamdulillah, puji syukur berhasil. Momentumnya itu balik yang bikin kami percaya diri lagi," demikian Fikri. Kebangkitan di gim kedua menjadi titik balik psikologis yang membuat mereka tampil lebih lepas di gim penentuan.
Di babak 16 besar, Fajar/Fikri dijadwalkan bertemu Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard. Pasangan Denmark itu baru saja menjuarai Malaysia Masters 2026 dan datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka melaju setelah mengalahkan wakil Kanada, Kevin Lee/Ty Alexander Lindeman, dua gim langsung (21-14, 21-16).
Laga ini akan menjadi ujian berat bagi Fajar/Fikri. Keduanya harus segera memperbaiki konsistensi permainan jika ingin melanjutkan langkah di turnamen BWF Super 750 ini.