Omara Esteghlal Tegaskan Terus Suarakan Isu Lingkungan dan Karhutla

Penulis: Saiful  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:19:01 WIB
Aktor Omara Esteghlal menegaskan komitmennya menyuarakan isu lingkungan dan karhutla.

SULAWESI TENGGARA — Aktor Omara Esteghlal menegaskan komitmennya untuk terus bersuara soal isu lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia. Bintang film Pengepungan di Bukit Duri itu menilai popularitas yang ia miliki merupakan privilege yang harus dibarengi tanggung jawab moral. Ia pun menolak berhenti meski menghadapi berbagai tantangan dan risiko serangan dari hater.

Omara Esteghlal menyatakan tidak akan berhenti menyuarakan isu lingkungan yang menurutnya menyangkut kepentingan banyak orang. Aktor berusia 27 tahun itu melihat posisinya sebagai figur publik sebagai amanah yang harus dipakai untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, bukan sekadar mengejar popularitas.

Privilege dan Tanggung Jawab Moral

Dalam pandangan Omara, sorotan publik serta jumlah pengikut yang ia miliki di media sosial bukanlah hal yang bisa dinikmati tanpa konsekuensi. Ia menyebut ada dua hal penting yang melekat pada posisinya saat ini, yakni responsibility dan privilege.

"Yang aku tahu adalah kita ini memiliki responsibility dan juga privilege. Itu dua hal yang sangat penting untuk menyuarakan hal-hal dan aspirasi rakyat dan aspirasi semua orang Indonesia," kata Omara Esteghlal saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Pernyataan itu ia sampaikan ketika membahas persoalan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Bagi Omara, isu lingkungan bukan topik yang bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Tak Gentar Hadapi Turbulensi

Kekasih Prilly Latuconsina ini mengaku tidak ambil pusing soal berbagai pembatasan yang mungkin muncul. Baginya, rintangan semacam itu merupakan konsekuensi wajar dari sebuah perjuangan.

"Mengenai turbulens dan mengenai challenge ke depannya, itu aku tidak tahu bagaimana cara menanggapinya ya. Yang aku tahu adalah kita harus terus menyuarakan walaupun banyak sekali tantangan," tegasnya.

Omara juga menyebut risiko serangan dari hater tidak akan menghentikan langkahnya. Ia menolak merasa kapok selama apa yang disuarakan menurutnya benar.

"Kalau misalnya kita ngomong kapok itu, itu adalah sebuah challenge turbulens doang. Dari aku sendiri, asal aku tahu I'm on the right side, aku akan terus berusaha," ujarnya.

Kepentingan Kolektif Jadi Tolok Ukur

Bagi Omara, tolak ukur utama dalam bersuara adalah kepentingan masyarakat banyak, bukan kepentingan golongan tertentu. Prinsip itu yang ia pegang ketika memilih isu untuk disuarakan di ruang publik.

"Yang kita perjuangkan adalah kepentingan kolektif, agar semua orang bisa bahagia, agar semua orang bisa hidup sejahtera, dan semua orang bisa hidup layak," pungkasnya.

Sikap Omara ini menambah daftar aktor muda Indonesia yang aktif menyuarakan isu sosial dan lingkungan. Ia bergabung dengan sejumlah figur industri hiburan yang memanfaatkan platform media sosial untuk mendorong perhatian publik terhadap persoalan karhutla dan krisis iklim.

Reporter: Saiful
Sumber: hot.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top