KENDARI — PT DSSP Power Kendari meresmikan kerja sama strategis dengan SMK Negeri 2 Kendari guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di wilayah Sulawesi Tenggara. Langkah ini diawali dengan kunjungan industri yang melibatkan 85 peserta, terdiri dari siswa, guru, hingga jajaran kepala sekolah ke area operasional PLTU DSSP Power Kendari.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya perusahaan membuka akses pembelajaran lapangan bagi pelajar vokasi. Para siswa diberikan kesempatan mendalami sektor ketenagalistrikan secara mendalam, mulai dari pemahaman proses bisnis hingga teknologi yang digunakan dalam sistem pembangkitan energi.
Penyelarasan Kurikulum dan Program Magang Industri
Momentum kunjungan ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak. Fokus utama kerja sama ini menyasar pada penguatan program link and match agar kompetensi lulusan sekolah selaras dengan standar yang dibutuhkan dunia kerja saat ini.
Terdapat beberapa poin strategis dalam kolaborasi tersebut, di antaranya:
- Program magang industri bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata.
- Pendampingan dalam penyusunan kurikulum pembelajaran agar relevan dengan perkembangan teknologi.
- Pemberian masukan terkait kompetensi teknis dan nonteknis yang dibutuhkan industri ketenagalistrikan.
Melalui pendampingan kurikulum, PT DSSP Power Kendari akan memberikan bimbingan teknis agar materi yang diajarkan di kelas lebih aplikatif. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan lulusan SMK memiliki daya saing tinggi dan mampu beradaptasi dengan cepat saat memasuki lingkungan profesional.
Edukasi Langsung Proses Operasional PLTU
Selama berada di area operasional, para peserta melihat langsung bagaimana energi listrik diproduksi. Tim teknis perusahaan memaparkan alur sistem pembangkitan energi listrik hingga pengenalan fasilitas utama pembangkit yang menjadi tulang punggung kelistrikan di wilayah tersebut.
Selain aspek teknis, perusahaan menekankan pentingnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Para siswa diajak memahami bahwa disiplin terhadap prosedur keselamatan merupakan fondasi utama dalam bekerja di lingkungan industri skala besar seperti pembangkit listrik.
Goverment Relation PT DSSP Power Kendari, Risal Akbar menyampaikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan perkembangan industri di masa depan.
“Dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kemampuan teoritis, tetapi juga memahami praktik kerja di lapangan. Oleh karena itu, sinergi dengan institusi pendidikan vokasi menjadi langkah penting agar lulusan SMK dapat lebih siap memasuki dunia kerja dan terserap oleh industri,” ujar perwakilan manajemen PT DSSP Power Kendari tersebut.
Pihak SMK Negeri 2 Kendari mengapresiasi penuh kesempatan ini karena memberikan wawasan baru bagi tenaga pendidik dan siswa mengenai kebutuhan kompetensi terkini. Hubungan kolaboratif ini diharapkan terus berlanjut secara berkesinambungan demi mendukung pengembangan SDM lokal di Sulawesi Tenggara.