Pencarian

BYD Song Ultra EV Taklukkan Tol Terpanjang China 4.395 Km, Buktikan Blade Battery 2.0 dan Flash Charging 5 Menit

Kamis, 21 Mei 2026 • 01:11:26 WIB
BYD Song Ultra EV Taklukkan Tol Terpanjang China 4.395 Km, Buktikan Blade Battery 2.0 dan Flash Charging 5 Menit
BYD Song Ultra EV menuntaskan perjalanan 4.395 km di tol terpanjang China sebagai bukti keandalan Blade Battery 2.0.

SULAWESI TENGGARA — Uji jalan jarak jauh sering kali menjadi batu sandungan bagi kendaraan listrik murni karena keterbatasan infrastruktur dan durasi pengisian daya. Namun, BYD mematahkan skeptisisme tersebut lewat pembuktian nyata di jalan tol terbesar di China. Perjalanan lintas provinsi yang berakhir di Kaifeng, Henan, pada Rabu (20/5) lalu, mengukuhkan keandalan lini produk terbaru raksasa otomotif Tiongkok ini di bawah pengawasan langsung Lu Tian, General Manager BYD Dynasty Series.

Solusi Riil Mengatasi Kecemasan Jarak Tempuh

Kunci utama kesuksesan ekspedisi ini terletak pada adopsi Blade Battery 2.0. BYD menyediakan dua opsi kapasitas daya, yaitu paket 68,4 kWh dengan jarak tempuh 605 km dan paket 82,7 kWh yang sanggup menjangkau hingga 710 km berdasarkan standar pengujian CLTC. Angka jangkauan yang tinggi ini meminimalkan frekuensi berhenti untuk pengisian daya di sepanjang rute tol.

Ketika harus mengisi daya, teknologi Flash Charging milik BYD bekerja sangat cepat. Pengisian daya dari kondisi 10% hingga 70% hanya membutuhkan waktu 5 menit. Bahkan untuk mencapai kapasitas 97%, pengguna hanya perlu menunggu selama 9 menit. Kemampuan thermal management sistem ini juga teruji di suhu ekstrem, di mana pengisian daya di temperatur minus 30 derajat Celsius tetap dapat diselesaikan dalam waktu 12 minutes.

Infrastruktur Pendukung dan Strategi Ekspansi Global BYD

Keberhasilan perjalanan 4.395 km ini tidak lepas dari masifnya pembangunan infrastruktur pengisian daya mandiri oleh pabrikan. Hingga pertengahan Mei lalu, BYD telah mengoperasikan 5.979 stasiun Flash Charging yang tersebar di 312 kota di China. Jaringan pengisian daya cepat ini sengaja dibangun di sepanjang jalur tol utama untuk mendukung mobilitas antarkota tanpa hambatan.

Langkah ini tidak berhenti di pasar domestik. BYD menjadwalkan ekspansi pembangunan stasiun pengisian daya cepat serupa ke wilayah Eropa dan beberapa pasar global lainnya mulai akhir tahun ini. Langkah taktis tersebut diproyeksikan akan memperkuat posisi tawar produk EV mereka di pasar ekspor yang masih minim infrastruktur pengisian daya ultra-cepat.

Spesifikasi Mumpuni dengan Harga Kompetitif

Secara dimensi, Song Ultra EV memiliki panjang 4.850 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.670 mm, dengan jarak sumbu roda 2.840 mm. Ukuran fisik ini sedikit lebih besar dibanding saudaranya, Song L DM-i. Dapur pacunya mengandalkan motor listrik tunggal yang diletakkan di gandar belakang, menghasilkan tenaga maksimal 362 hp (270 kW).

Sektor kenyamanan ditunjang oleh sistem kontrol bodi cerdas DiSus-C yang mampu menyesuaikan redaman suspensi secara real-time untuk mereduksi guncangan. Di dalam kabin, pengemudi disuguhi layar infotainment tengah berukuran 15,6 inci, panel instrumen 10,25 inci, serta Head-Up Display (HUD) berukuran 26 inci yang sangat informatif.

Dengan banderol mulai 151.900 yuan (sekitar Rp 352 juta) hingga 179.900 yuan (sekitar Rp 416 juta), mobil ini merusak peta harga pasar lokal yang sebelumnya memprediksi harga rilis di angka 220.000 yuan (sekitar Rp 510 juta). Strategi harga agresif ini langsung memicu ledakan permintaan hingga mencapai 61.240 unit surat pemesanan kendaraan (SPK) dalam waktu 30 hari setelah peluncuran resmi.

Mengapa Pencapaian Ini Mengubah Peta Persaingan EV Global?

Keberhasilan BYD mengombinasikan baterai berkapasitas besar, kecepatan pengisian daya setara durasi pengisian bensin, dan harga jual yang terjangkau merupakan alarm keras bagi para kompetitor. Model seperti Tesla Model Y, XPeng G6, dan Deepal S7 kini harus menghadapi standar baru dalam hal value for money yang ditawarkan oleh Song Ultra EV.

Industri otomotif global kini melihat bahwa batasan antara mobil listrik ramah kantong dan teknologi premium makin bias. Kemampuan BYD memproduksi komponen inti secara mandiri membuat mereka leluasa menekan biaya produksi sekaligus menawarkan teknologi sasis dan ADAS Level 3 (opsional sistem God's Eye B dengan LiDAR) yang biasanya hanya ditemukan pada mobil premium berharga dua kali lipat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Berapa lama waktu pengisian daya BYD Song Ultra EV?

Dengan teknologi Flash Charging terbaru, baterai dapat terisi dari 10% hingga 70% hanya dalam waktu 5 menit, dan mencapai 97% dalam waktu 9 menit pada kondisi optimal.

Apakah teknologi pengisian daya cepat BYD akan hadir di luar China?

Ya, BYD mengonfirmasi akan mulai membangun jaringan stasiun Flash Charging di Eropa dan pasar luar negeri lainnya mulai akhir tahun ini untuk mendukung ekspor unit kendaraan mereka.

Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks